BPS mencatat, garis kemiskinan di Jatim pada September 2025 sebesar Rp585.020 per kapita per bulan atau naik 4,84 persen dibandingkan Maret 2025. Komponen makanan masih mendominasi garis kemiskinan dengan kontribusi sebesar 76,46 persen.
Komoditas beras menjadi penyumbang terbesar garis kemiskinan, yakni 23,08 persen di perkotaan dan 24,32 persen di perdesaan. Disusul rokok kretek filter, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, kue basah, tempe, serta kopi.
Sementara itu, komoditas non makanan yang berkontribusi besar meliputi perumahan, bahan bakar, listrik, pendidikan, perlengkapan mandi, dan layanan kesehatan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
