SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Sektor properti komersial di Surabaya terbukti masih perkasa di tengah isu pelemahan daya beli. Pakuwon Group mencatat tren positif melalui tingginya minat pasar terhadap kawasan komersial terbaru mereka, Beverly Square, yang berlokasi di Pakuwon City.
Direktur Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, mengungkapkan bahwa ruko dua lantai di Beverly Square menjadi primadona karena harganya yang kompetitif untuk ukuran kawasan premium, yakni di kisaran Rp2 miliar hingga Rp3 miliar per unit.
“Unit ini sangat diminati karena harganya relatif affordable. Nilai tambahnya, serah terima unit ditargetkan akhir tahun ini, sehingga pembeli bisa langsung tancap gas menjalankan usahanya,” ujar Sutandi, Jumat (23/1/2026).
Sutandi menjelaskan, strategi pengembangan Beverly Square didasari pada minimnya suplai ruko di dalam kawasan hunian terpadu. Sementara permintaan terus melonjak. Pakuwon City sendiri kini telah menjadi kawasan mapan dengan lebih dari 15.000 kepala keluarga.
Ketangguhan pasar di wilayah ini juga didukung oleh sold out-nya seluruh unit apartemen (Amor, Bella, Edu City, hingga East Coast) serta kehadiran lima institusi pendidikan besar, termasuk Universitas Katolik Widya Mandala.
“Basis penghuni yang besar dan aktivitas ribuan mahasiswa merupakan captive market yang sangat potensial bagi pemilik usaha di Beverly Square,” imbuhnya.
Dalam memasarkan proyek ini, Pakuwon Group berkolaborasi eksklusif dengan Bank Central Asia (BCA). Mengingat sekitar 80 persen pembeli properti Pakuwon adalah nasabah BCA, pengembang menawarkan kemudahan berupa DP 10 persen, bebas biaya KPR, hingga bebas BPHTB.
General Manager Marketing Pakuwon Group, Liliani Harsono, menambahkan bahwa selain kemudahan perbankan, konsumen masih bisa menikmati insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga senilai Rp220 juta.
“Untuk ruko tiga lantai seharga Rp5–6 miliar sudah habis terjual (sold out). Sekarang kami fokus pada ruko dua lantai. Konsumen cukup bayar DP 10 persen dan bisa langsung proses KPR,” jelas Liliani.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
