SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Pasar properti menunjukkan tren pergeseran yang unik pada awal 2026. Di saat generasi muda (Gen Z) dan segmen menengah mulai kesulitan mencicil hunian di harga Rp1–2 miliar, permintaan untuk hunian premium di kisaran harga Rp10–25 miliar justru mengalami lonjakan signifikan.
General Manager Marketing Pakuwon Group, Liliani Harsono mengungkapkan bahwa kontribusi penjualan rumah harga Rp1–2 miliar menurun dari 55 persen pada 2024 menjadi hanya 40 persen di sepanjang 2025. Sebaliknya, segmen premium kini menjadi primadona baru.
Berdasarkan analisis perbankan, kelesuan di segmen menengah disebabkan oleh kondisi keuangan masyarakat yang belum stabil. Banyak pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang ditolak karena kemampuan mencicil yang rendah.
“Penghasilan pemohon seringkali tidak sesuai dengan nilai kredit yang diajukan. Akhirnya, mereka dinilai tidak mampu mengambil properti dengan sistem KPR karena cicilannya tidak sebanding dengan pendapatan,” ujar Liliani di sela acara Pakuwon Group Property Exhibition 2026 di Pakuwon Mall Surabaya, Sabtu (7/2/2026).
Kontras dengan segmen menengah, pembeli rumah mewah di atas Rp10 miliar justru memiliki daya beli yang sangat kuat. Menariknya, sekitar 40 persen dari pembeli segmen ini memilih melakukan pembayaran secara tunai (cash), sementara 60 persen sisanya tetap menggunakan KPR.
“Tahun lalu, rumah di kisaran Rp10–20 miliar justru banyak yang bayar cash. Sebagai gambaran, untuk rumah seharga Rp10 miliar dengan tenor 10 tahun, cicilannya bisa mencapai Rp140 juta per bulan. Pembeli di segmen ini mayoritas adalah end-user yang memang ingin menempati huniannya,” jelas Liliani.
Kekuatan penjualan Pakuwon Group juga didorong oleh loyalitas pelanggan. Sekitar 50 persen transaksi pada 2025 berasal dari repeat buyer (pembeli berulang) yang melakukan upgrade hunian atau membelikan properti untuk anak-anak mereka.
Melihat tren ini, Pakuwon Group siap meluncurkan tahap kedua klaster premium Belvedere di Pakuwon Indah pada akhir Februari 2026. “Proyek ini menawarkan 20 unit hunian mewah dengan harga Rp10 miliar hingga Rp25 miliar,” katanya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
