Lonjakan Harga Emas Picu Ekspansi Gerai Jual Beli di Jatim

Lukman Hakim
Emas Now membuka cabang keduanya di Indonesia yang berlokasi di Surabaya. Foto : Lukman Hakim.

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Lonjakan harga emas sepanjang 2025 menyita perhatian investor. Pada awal Januari 2025, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tercatat sebesar Rp1.553.000 per gram. 

Namun hingga 31 Desember 2025, harganya melonjak menjadi Rp2.501.000 per gram. Kenaikan tersebut setara dengan sekitar 61,04 persen dalam satu tahun, menjadikan emas sebagai salah satu instrumen investasi dengan performa paling agresif sepanjang 2025.

Memasuki awal 2026, tren penguatan harga emas masih berlanjut. Harga emas batangan di Indonesia bahkan menembus kisaran Rp2,9 juta hingga Rp3,2 juta per gram. 

Penguatan ini dipicu meningkatnya ketidakpastian geopolitik global serta aksi pembelian besar-besaran oleh bank sentral dunia, yang mendorong potensi terciptanya rekor harga tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH).

Di tengah momentum kenaikan harga tersebut, Emas Now resmi membuka cabang keduanya di Indonesia yang berlokasi di Surabaya. Tepatnya di Jalan Mayjen Yono Suwono, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya. Ekspansi ini menandai langkah perusahaan memperluas penetrasi pasar di Jawa Timur (Jatim).

Brand Manager Emas Now, Niki Rasyidah, mengatakan Surabaya dipilih karena merupakan pusat ekonomi Jatim dengan aktivitas perdagangan dan investasi yang tinggi. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk menyimpan nilai kekayaan dalam bentuk emas dinilai terus meningkat.

“Kami melihat Surabaya sebagai kota yang menjanjikan. Untuk Jatim, kami pusatkan terlebih dahulu di Surabaya karena aktivitas ekonomi dan investasinya sangat tinggi,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Sebelumnya, Emas Now telah membuka gerai pertama di Bali pada tahun lalu. Ekspansi ke Surabaya menjadi bagian dari strategi penguatan jaringan di wilayah potensial.

Niki menjelaskan, salah satu keunggulan Emas Now adalah harga yang mengikuti pergerakan emas internasional sehingga dinilai lebih kompetitif dan transparan. 

Perusahaan juga memiliki dua sistem transaksi, yakni Intango dan Maksi, yang dirancang untuk memberikan kejelasan harga kepada pelanggan.

Selain layanan di gerai fisik, Emas Noe menghadirkan aplikasidigital yang memungkinkan pelanggan memantau harga emas secara real-time, melakukan reservasi kunjungan, serta menggunakan fitur kalkulator untuk simulasi transaksi.

“Aplikasi ini memungkinkan customer mengecek harga terkini dan melakukan simulasi sebelum datang ke store, sehingga lebih praktis dan transparan,” jelasnya.

Untuk skema pembelian, Emas Now saat ini melayani transaksi secara tunai dan belum menyediakan fasilitas kredit maupun tabungan emas.

Selain menjual emas batangan, perusahaan juga menerima pembelian emas dari masyarakat, termasuk perhiasan dengan berbagai kadar, bahkan tanpa sertifikat. “Proses pengecekan kadar dilakukan secara terbuka dan hasilnya ditampilkan secara langsung kepada pelanggan,” katanya.

Ke depan, Emas Now berencana menambah cabang di sejumlah wilayah Jatim seperti Surabaya Timur dan Gresik. Namun dalam tahap awal, perusahaan akan memperkuat ekosistem dan basis transaksi di Surabaya terlebih dahulu.

“Kami fokus membangun ekosistem di Surabaya dulu karena pusat transaksi ada di sini. Setelah itu baru ekspansi ke kota lain,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network