Dosen sosiologi dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Aan Sugiharto, menilai fenomena ini tidak semata-mata dipengaruhi faktor daya beli, tetapi juga perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan. Menurutnya, aktivitas belanja kini tidak hanya soal transaksi ekonomi, tetapi juga pengalaman sosial.
“Masyarakat cenderung memilih tempat yang menawarkan kenyamanan, hiburan, dan citra modern. Di sisi lain, kemudahan teknologi membuat belanja online semakin diminati,” ujarnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
