Ia menjelaskan, emas yang dijual dalam bazar tersebut merupakan barang jaminan yang tidak ditebus oleh nasabah setelah melalui proses sesuai ketentuan yang berlaku. Setelah melewati tahapan administrasi serta proses lelang, barang-barang tersebut kemudian dipasarkan kembali kepada masyarakat.
Menurut Mualimin, seluruh produk yang dipamerkan telah melalui proses verifikasi dan pengecekan kualitas sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keasliannya.
“Seluruh produk emas yang tersedia telah melalui proses verifikasi dan pengecekan kualitas. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena barang yang dijual tetap terjamin kualitasnya,” jelasnya.
Pelaksanaan bazar selama tiga hari juga bertujuan memberi waktu yang cukup bagi masyarakat untuk datang dan memilih produk yang diinginkan. Selain itu, Pegadaian ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang ingin bertransaksi emas secara langsung.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan literasi masyarakat mengenai investasi emas sekaligus mendorong kebiasaan menabung dalam bentuk logam mulia yang relatif stabil nilainya.
“Kami berharap bazar ini tidak hanya menjadi ajang transaksi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya investasi emas,” pungkasnya.
Selama pelaksanaan bazar, sejumlah pengunjung mengaku tertarik karena harga emas yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan harga di toko perhiasan pada umumnya. Tak heran jika bazar lelang emas Pegadaian di Intiland Surabaya menjadi salah satu agenda yang ramai dikunjungi masyarakat dalam beberapa hari terakhir.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
