SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kehidupan masyarakat pesisir yang bergantung pada laut kerap berjalan dalam kesederhanaan. Di Desa Sidokelar, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, perhatian terhadap warga yang tinggal di kawasan pantai ini mulai terasa.
PT PAL Indonesia, perusahaan galangan kapal milik negara yang berbasis di Surabaya, menyalurkan bantuan kepada ratusan warga pesisir sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan. Sebanyak 819 kepala keluarga menerima bantuan yang diserahkan secara simbolis di Balai Desa Sidokelar.
Bantuan tersebut menjadi harapan kecil bagi warga yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas laut, mulai dari nelayan hingga pekerja di sektor pesisir lainnya.
Sekretaris Perusahaan PT PAL Indonesia, Rayssa Audryn Firdauzy, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Jawa Timur.
Menurut Rayssa, perhatian terhadap masyarakat sekitar menjadi hal penting, terutama ketika perusahaan juga memiliki rencana pengembangan industri di kawasan tersebut.
“PT PAL saat ini tengah menyiapkan rencana pengembangan fasilitas galangan kapal di kawasan pesisir Lamongan. Karena itu kami ingin memastikan pengembangan industri ini berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Rayssa.
Ia menegaskan bahwa pembangunan industri tidak semata berfokus pada fasilitas produksi, tetapi juga bagaimana kehadiran perusahaan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial di sekitarnya.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memulai dengan membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat,” tambahnya.
Tak hanya menyalurkan bantuan sosial, PT PAL juga menyiapkan sejumlah program berkelanjutan bagi masyarakat pesisir. Program tersebut mencakup pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi warga, hingga dukungan perbaikan akses jalan menuju desa guna memperlancar mobilitas masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru bagi warga pesisir agar tidak hanya bergantung pada hasil laut, tetapi juga memiliki keterampilan tambahan yang dapat meningkatkan taraf hidup keluarga mereka.
Ke depan, PT PAL menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang tidak hanya bersifat bantuan sementara, tetapi juga berorientasi pada peningkatan kapasitas masyarakat dan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan di sekitar kawasan pengembangan perusahaan di Jawa Timur.
Bagi warga pesisir Sidokelar, bantuan tersebut bukan sekadar paket sembako. Kehadiran perusahaan besar di sekitar mereka membawa harapan baru bahwa pembangunan industri juga dapat berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat lokal.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
