Perhatian terhadap kondisi fisik pemudik juga menjadi fokus utama. Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak DPC PDIP Surabaya, Fuad Benardi, mengingatkan pentingnya menjaga stamina selama perjalanan.
Menurutnya, kelelahan kerap menjadi faktor utama risiko kecelakaan saat mudik. Karena itu, ia mengimbau pemudik untuk tidak memaksakan diri.
“Kalau sudah lelah, berhenti dan istirahat. Jangan sampai memaksakan perjalanan karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya perhatian ekstra bagi pemudik yang membawa anak-anak maupun lansia. Kebutuhan makanan, cairan, hingga kondisi kesehatan harus benar-benar diperhatikan selama perjalanan.
Di balik hiruk pikuk arus mudik, keberadaan posko ini menjadi pengingat bahwa perjalanan pulang kampung bukan hanya soal sampai tujuan, tetapi juga tentang keselamatan dan kepedulian di sepanjang jalan.
Melalui Posko Gotong Royong Mudik ini, PDIP Surabaya berharap bisa menjadi bagian kecil dari perjalanan besar para pemudik—membantu mereka pulang dengan lebih aman, lebih nyaman, dan penuh harapan untuk berkumpul kembali dengan keluarga di hari kemenangan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
