SIDOARJO, iNewsSurabaya.id – Masjid Al-Manar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sepanjang merayakan Idulfitri pada Jumat (20/3/2026). Sementara pemerintah menetapkan Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu (21/3/2026).
Sekretaris Takmir Masjid Al-Manar, Khusnul Arief, menegaskan bahwa pihaknya tetap berpegang pada keputusan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya.
Sebagai puncak syiar Ramadan, Masjid Al-Manar menggelar kegiatan bertajuk “Takbir Ceria” pada Kamis malam (19/3/2026). Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian program Ramadan yang telah berlangsung selama satu bulan penuh.
“Takbir Ceria ini merupakan kegiatan puncak setelah satu bulan penuh kami melaksanakan berbagai program Ramadan, mulai dari buka puasa bersama, sahur di 10 hari terakhir, pembagian bingkisan, hingga penyaluran zakat,” ujar Khusnul Arief.
Menariknya, perayaan takbir tahun ini turut melibatkan para pedagang kaki lima (PKL) di sekitar lingkungan masjid. Takmir secara khusus mengundang mereka untuk ikut meramaikan suasana, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian warga sekitar.
Terkait perbedaan penetapan hari raya yang kerap terjadi, Khusnul menilai hal tersebut bukan lagi menjadi persoalan besar, baik bagi warga Muhammadiyah maupun masyarakat secara umum.
“Bagi kami di Muhammadiyah, perbedaan ini sudah menjadi hal biasa. Entah kami yang lebih dahulu atau pemerintah, itu tidak menjadi masalah. Semua kembali pada keyakinan masing-masing,” jelasnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
