Jelang Iduladha, Pemprov Jatim Siapkan Ribuan Petugas Periksa Hewan Kurban

Lukman Hakim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau sentra peternakan UD Sapi Baru di Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. (Foto : Istimewa).

NGANJUK, iNewsSurabaya.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menyiapkan ribuan petugas untuk memastikan kesehatan dan kelayakan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut, Dinas Peternakan (Disnak) Jatim telah mengerahkan tenaga pemeriksa hewan kurban yang terdiri dari 950 dokter hewan medik veteriner, 1.500 paramedik veteriner, 145 pengawas bibit ternak, 75 pengawas mutu pakan, serta 1.997 juru sembelih halal (Juleha) bersertifikat.

“Jelang Idul Adha, kami terus mengerahkan tim pemeriksa kesehatan hewan untuk memantau dan memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat,” ujar Khofifah saat meninjau sentra peternakan UD Sapi Baru di Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (2/5/2026).

Selain memastikan ketersediaan, Pemprov Jatim juga memperketat pengawasan kesehatan ternak melalui pemeriksaan sebelum pemotongan (ante mortem) dan setelah pemotongan (post mortem). Langkah ini dilakukan guna menjamin keamanan dan kelayakan hewan kurban yang beredar di masyarakat.

Khofifah menegaskan, kondisi hewan kurban di Jatim dipastikan sehat serta bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD).

Dalam kesempatan tersebut, dia juga memastikan ketersediaan hewan kurban di Jatim dalam kondisi surplus. Berdasarkan data, proyeksi kebutuhan ternak kurban di Jatim mencapai 427.060 ekor, terdiri dari 70.550 sapi, 297.900 kambing, 58.600 domba, dan 10 kerbau.

Sementara itu, ketersediaan ternak jauh melebihi kebutuhan. Untuk sapi, tersedia 629.119 ekor atau surplus 558.569 ekor. Kambing tersedia 940.693 ekor (surplus 642.793 ekor), domba 484.468 ekor (surplus 452.868 ekor), dan kerbau 1.698 ekor (surplus 1.688 ekor).

“Kondisi ini menunjukkan Jatim surplus signifikan di seluruh jenis ternak kurban. Bahkan, siap menopang kebutuhan provinsi lain,” ujarnya.

Menurutnya, kualitas ternak di Jatim juga terus meningkat. Hal ini terlihat dari kondisi fisik hewan yang sehat dan bobot yang optimal.

“Alhamdulillah, kondisi sapi-sapi di sini sehat dan besar, bahkan ada yang bobotnya lebih dari satu ton. Ini menjadi indikator kualitas ternak kita sangat baik,” katanya.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network