Tak Ingin Surabaya Dipenuhi Pengangguran, RT-RW Diminta Perketat Pendataan

Arif Ardliyanto
Kinerja RT dan RW di Surabaya jadi sorotan usai Lebaran 2026. Wali Kota Eri Cahyadi minta pendataan pendatang diperketat demi menjaga ketertiban dan mencegah urbanisasi. Foto tangkap layar

Bagi banyak Ketua RT dan RW, tugas ini bukan hal ringan. Mereka harus menyeimbangkan antara sikap ramah terhadap pendatang dengan tanggung jawab menjaga lingkungan tetap kondusif. Namun, semangat gotong royong yang telah lama menjadi budaya kampung di Surabaya menjadi modal utama dalam menjalankan peran tersebut.

Di sisi lain, Eri juga mengingatkan bahwa momentum Syawal bukan sekadar tradisi saling memaafkan, melainkan waktu untuk membuktikan nilai-nilai yang telah ditempa selama Ramadan. Ia berharap semangat menahan diri, menjaga lisan, dan peduli terhadap sesama tetap hidup dalam keseharian warga.

“Saling memaafkan itu bukan hanya diucapkan, tapi harus terlihat dalam sikap dan tindakan kita sehari-hari,” pesannya.

Dengan sinergi antara pemerintah kota, RT/RW, dan masyarakat, Surabaya diharapkan tetap menjadi kota yang tertib, nyaman, dan penuh kepedulian. Di balik kebijakan besar, ada peran kecil namun vital dari para pengurus lingkungan yang setiap hari bekerja dalam senyap demi menjaga kota tetap berjalan dengan baik.

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network