Dalam hitungan detik, truk boks Isuzu bernomor polisi L 8192 UP yang melaju dari arah Jombang menuju Perak menghantam bagian depan mobil. Benturan keras tak terhindarkan.
Benturan adu moncong tersebut membuat bagian depan mobil ringsek parah. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung bergegas memberikan pertolongan.
Dika, sang pengemudi, sempat terjepit di dalam kendaraan. Dengan alat seadanya dan kerja sama warga, ia akhirnya berhasil dievakuasi.
“Tadi sopirnya sempat kejepit, lalu dibantu warga untuk diselamatkan. Semua penumpang luka-luka, dan satu orang meninggal dunia,” ungkap Sukamto.
Rasmini yang mengalami luka serius sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Sementara itu, sopir truk boks Eko (34), warga Sidoarjo, bersama kernetnya Ramijan (45), warga Tuban, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Jombang masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sejumlah saksi mata telah dimintai keterangan untuk mengungkap kronologi secara utuh.
“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian ini, karena penyelidikan masih berlangsung,” kata Kanitgakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kesabaran di jalan raya bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Satu keputusan tergesa-gesa dapat berujung pada kehilangan yang tak tergantikan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
