JAKARTA, iNewsSurabaya.id – Kolaborasi antara Dzawin Nur dan tim Ghost Ranger Indonesia (GRIN) menjadi salah satu konten investigasi horor yang ramai diperbincangkan di platform Noice.
Perpaduan karakter Dzawin yang santai dan cenderung menyepelekan hal mistis dengan pendekatan investigasi serius ala GRIN menghadirkan tontonan unik, menegangkan sekaligus menghibur.
Dalam proyek ini, Dzawin, yang dijuluki “Raja Sompral” karena gaya bicaranya yang nyeleneh, menjelajahi sejumlah lokasi angker bersama tim pemburu hantu berbasis teknologi tersebut.
Salah satu episode yang paling banyak dibicarakan adalah penelusuran di bekas rumah sakit jiwa di kawasan Blok M, Jakarta, yang dikenal memiliki reputasi mistis di kalangan pegiat urban legend.
Format konten yang disajikan memadukan investigasi teknis menggunakan perangkat seperti Spirit Box dan Trifield Meter milik GRIN, dengan reaksi spontan Dzawin yang justru terlihat santai, bahkan seolah menikmati situasi saat berhadapan dengan dugaan entitas gaib. Kontras ini membuat tayangan terasa berbeda dari konten horor pada umumnya.
Menariknya, Dzawin juga menyoroti penggunaan alat-alat tersebut dalam tayangan. “Ada beberapa alat Ghost Ranger yang harus dikonfirmasi lagi cara kerjanya, biar penonton juga paham ini benar respons alat atau kebetulan,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Ia menambahkan, “Alat pendeteksi ini sebaiknya dikonfirmasi dengan beberapa perangkat lain untuk memverifikasi.” Pernyataan ini menghadirkan sudut pandang kritis dalam proses investigasi yang ditampilkan.
Konten kolaborasi ini disajikan secara eksklusif di Noice. Namun, salah satu video yang diunggah di kanal YouTube Ghost Ranger Indonesia telah ditonton lebih dari 500 ribu kali, menandakan tingginya antusiasme publik terhadap kolaborasi tersebut.
Dzawin dikenal sebagai komika jebolan Stand Up Comedy Indonesia musim keempat yang juga aktif sebagai travel vlogger. Ia memiliki segmen horor bertajuk “Penghormatan” di kanal YouTube pribadinya, yang kerap menampilkan pengalaman penelusuran di berbagai lokasi sunyi.
Sementara itu, Ghost Ranger Indonesia digawangi oleh Erick Pierre dan Andika Ensa (Dika), yang dikenal konsisten melakukan investigasi supernatural dengan pendekatan teknologi modern. Kolaborasi dengan Dzawin dinilai memperluas jangkauan audiens sekaligus menghadirkan warna baru dalam konten investigasi horor di Indonesia.
Antusiasme penonton juga terlihat di kolom komentar. Seorang warganet menulis, “Ini baru konten horor yang beda. Serem iya, tapi ngakak lihat reaksi Dzawin yang santai banget.” Komentar lain menyebut, “Bang Dzawin kalau ketemu hantu bukan takut, malah seperti bertemu teman lama.”
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
