Di antara deretan siswa, Adi Setyawan menjadi salah satu yang paling antusias. Dengan wajah penuh semangat, ia mengaku selalu menantikan waktu latihan.
“Saya senang latihan di sini. Ingin jadi pemain hebat dan bisa membanggakan orang tua,” ucapnya polos.
Bagi orang tua, kehadiran SSB Setya Bhakti bukan sekadar tempat latihan, tetapi juga ruang tumbuh yang positif. Muslik, salah satu wali murid, melihat perubahan besar pada anaknya sejak bergabung.
“Anak jadi lebih disiplin, lebih semangat. Daripada hanya bermain gadget, di sini mereka punya kegiatan yang bermanfaat,” tuturnya.
Perlahan namun pasti, SSB Setya Bhakti terus menanamkan harapan di setiap langkah kecil para siswanya. Dari lapangan sederhana di Gresik, mimpi-mimpi besar itu mulai dibangun—dengan keringat, semangat, dan keyakinan.
Ke depan, pembinaan yang konsisten diharapkan mampu melahirkan generasi pesepak bola muda berbakat yang tidak hanya bersinar di tingkat daerah, tetapi juga mampu menembus panggung nasional.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
