Genjot Kaderisasi, PKS Jatim Bentuk Korps Trainer API

Lukman Hakim
PKS Jatim meluncurkan Korps Trainer Akademi Pemimpin Indonesia (API). Foto : istimewa.

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Bidang Kepemimpinan Pelatihan dan Pengembangan Kepemimpinan Partai (BPPKP) DPW PKS Jawa Timur (Jatim) meluncurkan Korps Trainer Akademi Pemimpin Indonesia (API). Program ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan kader pemimpin secara terstruktur dan berkelanjutan.

Ketua DPW PKS Jatim, Bagus Prasetia Lelana menegaskan, pembentukan korps trainer bukan sekadar program pelatihan, melainkan bagian dari desain besar partai dalam mencetak pemimpin masa depan di Jatim.

Menurutnya, korps trainer akan berperan sebagai pengampu dalam menyiapkan kader untuk mengisi posisi strategis, baik sebagai anggota legislatif di tingkat daerah, provinsi, hingga pusat, maupun sebagai kepala daerah.

“Pemimpin itu harus diciptakan by design, bukan by accident. Tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga kader harus dipersiapkan secara serius, sistematis, dan terarah,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Bagus menjelaskan, penggunaan istilah “korps” mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Ia berharap, dari wadah tersebut akan lahir pemimpin yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki rasa kolektivitas yang kuat.

“Korps itu mencerminkan rasa korsa. Satu bergerak, semua bergerak. Ini yang ingin kita bangun dalam tubuh kader PKS,” tegasnya.

Ia juga menyoroti besarnya kebutuhan pemimpin di Jatim seiring target politik PKS pada Pemilu mendatang. Untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan kader dalam jumlah besar yang siap mengisi berbagai posisi strategis.

“Untuk target 10 persen di Jatim, kita membutuhkan calon anggota DPR RI, DPRD provinsi, hingga DPRD kabupaten/kota dalam jumlah besar. Belum termasuk kebutuhan manajer daerah pemilihan, pengurus desa, hingga saksi TPS yang jumlahnya puluhan ribu,” paparnya.

Sementara itu, Ketua BPPKP DPW PKS Jatim, Puguh Wiji Pamungkas, mengatakan pembentukan korps trainer merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang menekankan pentingnya penguatan ekosistem pelatihan kepemimpinan di internal partai.

“Kita membutuhkan ekosistem trainer yang kuat karena trainer merupakan instrumen utama dalam melahirkan pemimpin yang tangguh. Tidak cukup hanya program, tetapi harus ada sistem pelatihan yang terstruktur,” ujarnya.

Puguh juga mengungkapkan hasil asesmen internal terhadap ratusan pengurus PKS di Jatim. Hasilnya menunjukkan aspek kepercayaan dan komunikasi sudah cukup baik, namun masih terdapat tantangan dalam hal akuntabilitas, manajemen, serta kaderisasi kepemimpinan.

“Ini menjadi catatan penting. Melalui API dan korps trainer ini, kami ingin memperkuat budaya organisasi yang berbasis kinerja, akuntabilitas, dan orientasi hasil,” jelasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network