BOJONEGORO, iNewsSurabaya.id – Halaman Balai Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, sudah dipenuhi warga sejak matahari belum tinggi. Mereka datang dengan harapan sederhana: bisa membawa pulang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah tekanan ekonomi yang belum juga reda.
Kenaikan harga sembako dalam beberapa bulan terakhir membuat banyak keluarga harus memutar otak. Bagi sebagian warga, membeli beras, minyak goreng, hingga gula kini bukan lagi hal mudah. Karena itu, kehadiran pasar murah menjadi angin segar yang sangat dinanti.
Program ini digelar di Kabupaten Bojonegoro dengan menyasar warga dari lima desa, yakni Tondomulo, Kesongo, Mlideg, Panjang, dan Dayukidul. Warga yang datang telah terdata sebagai kelompok prasejahtera, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan.
Dalam kegiatan tersebut, tersedia paket sembako senilai Rp211.000 yang bisa ditebus hanya dengan Rp30.000. Isi paketnya pun cukup lengkap, mulai dari beras 5 kilogram, gula 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, susu kental manis, sarden, hingga kecap manis.
Bagi warga seperti Jarno, momen ini bukan sekadar antre bantuan, melainkan soal bertahan hidup.
“Alhamdulillah sangat membantu. Biasanya beli satu saja sudah berat, ini bisa dapat banyak dengan harga murah,” ujarnya sambil membawa paket sembako.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.30 WIB ini berjalan tertib dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga perangkat desa. Kehadiran mereka memastikan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Edi Susanto, dalam sambutannya menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi masyarakat saat ini. Menurutnya, upaya seperti ini tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
Lebih dari sekadar distribusi bantuan, kegiatan ini juga membawa misi sosial yang lebih luas. Hasil dari penjualan paket sembako nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program sosial lain, seperti perbaikan fasilitas umum, sarana ibadah, hingga santunan bagi anak yatim.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
