Program edukasi seperti ini juga diharapkan terus diperluas melalui kerja sama dengan perguruan tinggi dan komunitas, sehingga akses pembelajaran keuangan menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan.
“Teknologi finansial harus menjadi sarana pemberdayaan, bukan beban. Masa depan finansial yang sehat dimulai dari keputusan bijak hari ini,” tutup Wildan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
