PROBOLINGGO, iNewsSurabaya.id – Keluhan soal sulitnya mendapatkan LPG 3 kilogram sempat membuat warga di sejumlah wilayah Jawa Timur, khususnya Jember, merasa cemas. Di tengah kebutuhan rumah tangga yang tidak bisa ditunda, tabung gas melon itu menjadi barang yang paling dicari.
Situasi inilah yang mendorong Pertamina bergerak cepat. Tidak hanya menerima laporan, tim di lapangan langsung melakukan pengecekan menyeluruh—mulai dari ketersediaan stok hingga jalur distribusi yang kerap menjadi sumber persoalan.
Sepanjang April 2026, isu pasokan LPG 3 kg memang ramai diperbincangkan masyarakat Jember dan sekitarnya. Menanggapi hal itu, Pertamina Patra Niaga memastikan kondisi sebenarnya tidak seperti yang dikhawatirkan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa distribusi berjalan normal dari hulu ke hilir.
“Pengecekan telah dilakukan dan kami pastikan penyaluran berjalan normal dan lancar dari level SPPBE hingga pangkalan,” ujarnya.
Namun demikian, Pertamina tidak tinggal diam. Sebagai langkah antisipasi, tambahan pasokan digelontorkan secara bertahap, terutama setelah momen meningkatnya konsumsi seperti pasca Idul Fitri dan libur panjang Paskah.
Tidak hanya itu, langkah nyata juga dilakukan melalui operasi pasar. Bersama pemerintah daerah, Pertamina menyalurkan LPG langsung ke masyarakat untuk menekan potensi kelangkaan di tingkat bawah.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
