MADINAH, iNewsSurabaya.id – Bus yang membawa rombongan jemaah haji Kloter SUB 2 asal Kabupaten Probolinggo mengalami kecelakaan saat berziarah di kawasan Jabal Magnet, Madinah, Selasa (28/4/2026) siang waktu setempat. Insiden ini dipicu oleh kendaraan lain yang tiba-tiba keluar dari sisi jalan, sehingga pengemudi bus kehilangan kendali dan tak terhindarkan dari tabrakan.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Anam mengimbau jemaah serta penyelenggara Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas di luar rangkaian ibadah utama di Tanah Suci.
“Alhamdulillah, seluruh jemaah dalam kondisi aman. Tidak ada korban jiwa maupun luka berat. Tercatat lima jemaah mengalami luka ringan, dan dua di antaranya telah dibawa ke rumah sakit di Arab Saudi untuk pemeriksaan antisipatif,” jelas Anam, Rabu (29/4/2026).
Di samping kabar insiden tersebut, operasional keberangkatan haji di Embarkasi Surabaya secara umum berjalan lancar. Hingga hari ke-9 operasional, tercatat 10.624 jemaah atau sekitar 24 persen dari total kuota telah diberangkatkan.
Data kumulatif menunjukkan jemaah yang telah berangkat terdiri dari 4.880 laki-laki dan 5.547 perempuan yang terbagi dalam 28 kloter. Hingga saat ini, tingkat ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance) dilaporkan mencapai 100 persen.
Meski demikian, PPIH mencatat adanya 34 kursi kosong (open seat) karena faktor teknis dan kondisi kesehatan jemaah. Selain itu, dilaporkan terdapat satu jemaah haji asal Embarkasi Surabaya yang wafat di Arab Saudi.
“Kami terus mengoptimalkan pelayanan, terutama bagi jemaah yang tertunda keberangkatannya agar bisa segera diberangkatkan pada kloter berikutnya setelah dinyatakan layak terbang,” pungkas Anam.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
