SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Persaingan perguruan tinggi di Indonesia kini tidak lagi sekadar soal kualitas akademik di ruang kelas. Kampus dituntut mampu hadir di tengah masyarakat dengan menghadirkan inovasi nyata yang berdampak sosial sekaligus relevan dengan kebutuhan zaman.
Semangat itulah yang ditunjukkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Wijaya Putra (UWP) melalui gelaran Business Plan Competition 2026 tingkat nasional. Kompetisi ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk melahirkan ide bisnis kreatif berbasis solusi sosial dan inovasi berkelanjutan.
Mengusung tema “Business Idea As a Mantra of Innovation and Creativity for Young Generation”, ajang bergengsi tersebut sukses menarik perhatian mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 143 tim tercatat mengikuti kompetisi dengan membawa gagasan bisnis terbaik mereka.
Kompetisi bisnis nasional UWP 2026 berlangsung sengit. UIN Alauddin Makassar keluar sebagai juara usai menyisihkan 143 tim dari berbagai kampus Indonesia. Foto iNewsSurabaya.id/arif
Dekan FEB UWP, Dr. Woro Utari, MM., mengatakan tema yang diangkat tahun ini dipilih karena dunia saat ini membutuhkan lebih banyak anak muda yang mampu menjadi pencipta solusi, bukan sekadar pencari kerja.
“Ide bisnis adalah mantra yang mampu melahirkan inovasi dan kreativitas di tangan generasi muda. Kami ingin mahasiswa hadir sebagai problem solver melalui pendekatan kewirausahaan yang berdampak sosial,” ujarnya.
Menurutnya, kompetisi ini bukan hanya menjadi ajang adu konsep bisnis, tetapi juga ruang pembinaan karakter entrepreneur muda agar mampu membaca persoalan sosial di masyarakat lalu mengubahnya menjadi peluang usaha yang berkelanjutan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
