SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan kini menjadi perhatian serius berbagai kalangan, termasuk komunitas teknologi dan pemerintah daerah. Melihat pesatnya perkembangan teknologi digital, komunitas teknologi Google Developer Groups (GDG) Surabaya menggelar Build with AI (BWAI) Surabaya 2026 selama dua hari, Jumat-Sabtu (22-23/5/2026), di Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS).
Kegiatan yang diinisiasi Google tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama pelaksanaan, terutama saat sesi diskusi mengenai pemanfaatan AI dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi di berbagai sektor industri.
BWAI Surabaya 2026 dirancang sebagai ruang kolaborasi interaktif yang mempertemukan developer, mahasiswa, komunitas teknologi, hingga pelaku industri untuk memahami sekaligus mengembangkan solusi berbasis AI yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Wakil Rektor ISTTS, Dr. Ir. FX Fernandus, M.T. Kehadiran Emil menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap penguatan literasi digital dan pengembangan talenta teknologi di era transformasi digital.
Dalam kesempatan itu, Emil menilai perkembangan AI harus disikapi secara positif dan bijak. Menurutnya, kecerdasan buatan dapat menjadi alat untuk mempercepat produktivitas masyarakat jika dimanfaatkan secara tepat.
“Artificial Intelligence bukan ancaman apabila kita mampu beradaptasi. AI justru bisa menjadi alat bantu yang meningkatkan kualitas kerja, mempercepat inovasi, dan membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda,” ujar Emil Dardak.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar tidak tertinggal di tengah percepatan teknologi global. Menurutnya, penguasaan teknologi digital dan AI akan menjadi kebutuhan utama di masa depan.
“Anak-anak muda Jawa Timur harus siap menjadi bagian dari ekosistem teknologi global. Karena itu, kegiatan seperti Build with AI menjadi ruang penting untuk belajar, berkolaborasi, dan membangun inovasi,” tambahnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
