Sementara itu, Ketua Panitia BWAI Surabaya 2026, Christian Zamorano, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perkembangan teknologi AI yang semakin masif digunakan di berbagai bidang.
Menurut Christian, AI seharusnya dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan manusia, bukan menggantikan seluruh peran manusia secara penuh.
“Kepintaran AI bukan untuk menggantikan manusia, tetapi membantu mengoptimalkan pekerjaan. Namun, pengguna tetap harus memiliki dasar ilmu IT karena hasil dari AI belum tentu seratus persen benar,” tegasnya.
Build with AI 2026 menghadirkan sejumlah pakar nasional yang membahas konsep AI secara komprehensif dengan pendekatan ringan dan mudah dipahami. Materi yang diberikan tidak hanya menyasar developer profesional, tetapi juga pemula yang ingin memahami implementasi AI mulai dari dasar hingga proses deployment sistem di industri.
Melalui kegiatan ini, GDG Surabaya berharap masyarakat semakin siap menghadapi era transformasi digital dan mampu memanfaatkan AI secara produktif, aman, serta bertanggung jawab.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
