Final WP Cup ke-13 Penuh Ketegangan, SMPN 26 Menang Dramatis di Menit Akhir

Arif Ardliyanto
Turnamen futsal WP Cup ke-13 menghadirkan duel sengit antar sekol di Surabaya. SMPN 26 memastikan juara lewat gol dramatis di penghujung laga. Foto iNewsSurabaya.id/donna

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Turnamen futsal antar pelajar bertajuk WP Cup ke-13 sukses menyedot perhatian ratusan penonton di Lapangan Wijaya Putra, Surabaya. Kompetisi yang mempertemukan peserta tingkat SD/MI sederajat hingga SMP/MTs itu berlangsung penuh tensi, sorak sorai, hingga drama pertandingan sengit yang memacu adrenalin.

Atmosfer pertandingan terasa membara sejak laga pembuka dimulai. Dukungan para suporter dari masing-masing sekolah membuat suasana lapangan semakin hidup. Beberapa momen menegangkan bahkan sempat terjadi ketika pelanggaran keras memicu kericuhan kecil di tengah pertandingan.

Salah satu pemain terlihat terjatuh sambil meringkuk di lapangan setelah benturan keras terjadi. Wasit bersama panitia langsung turun tangan untuk meredam emosi kedua tim agar situasi tetap kondusif. Beruntung, pertandingan dapat kembali dilanjutkan setelah suasana mereda beberapa menit kemudian.


Turnamen futsal WP Cup ke-13 menghadirkan duel sengit antar sekolah di Surabaya. SMPN 26 memastikan juara lewat gol dramatis di penghujung laga. Foto iNewsSurabaya.id/donna

Ketua Pelaksana WP Cup ke-13, Fandi, mengatakan ajang ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antar sekolah.

“Tujuan kami mengadakan event ini untuk menjalin silaturahmi antar sekolah agar tetap erat dan solid. Alhamdulillah seluruh peserta tetap menjunjung sportivitas dengan baik,” ujar Fandi.

Pertandingan kategori SD/MI dibuka dengan duel antara SDN Babat Jerawat 1 melawan SDN Benowo 1. Kedua tim bermain hati-hati sejak menit awal. Berkali-kali peluang tercipta, namun rapatnya pertahanan membuat bola gagal menembus gawang.

Sorakan penonton pecah setiap kali bola hampir menghasilkan gol. Tempo pertandingan semakin meningkat memasuki pertengahan laga, tetapi para pelatih terus mengingatkan pemain agar tetap menjaga emosi dan bermain sportif.

Pada laga tersebut, SDN Babat Jerawat 1 berhasil mengamankan kemenangan di babak pertama. Sementara di sesi berikutnya, SDN Benowo 1 sukses menundukkan MI H. Achmad Ali lewat permainan agresif dan penuh semangat di bawah teriknya matahari.

Puncak ketegangan terjadi di partai final. Area sekitar lapangan dipadati siswa dan pendukung yang ingin menyaksikan langsung perebutan gelar juara. Setiap peluang di depan gawang langsung disambut teriakan histeris penonton.

Hingga peluit panjang dibunyikan, SDN Babat Jerawat 1 memastikan diri keluar sebagai juara pertama WP Cup ke-13 tahun 2026.

“Alhamdulillah, senang banget,” ujar Alfiah, salah satu orang tua peserta.

Guru olahraga SDN Babat Jerawat 1, Farid Setiawan, mengungkapkan keberhasilan timnya merupakan hasil latihan panjang dan kerja sama solid antar pemain.

“Semuanya hasil kerja tim. Tidak ada yang bermain individu. Kami latihan cukup lama sejak November dan akhirnya bisa meraih juara satu,” katanya.

Duel Sengit Antar SMP, SMPN 26 Tampil Perkasa

Persaingan di kategori SMP/MTs tak kalah panas. Pertandingan pembuka mempertemukan SMP 47 melawan SMP 28 dalam duel penuh tekanan sejak awal laga.

SMP 47 sempat mendominasi permainan, namun disiplin lini pertahanan SMP 28 membuat lawan kesulitan mencetak gol. Menjelang akhir pertandingan, SMP 28 berhasil memanfaatkan serangan balik cepat menjadi gol kemenangan.

Sementara itu, laga antara SMPN 14 melawan SMPN 26 menjadi salah satu pertandingan paling dinanti. Kedua tim tampil agresif dengan tempo cepat dan jual beli serangan sepanjang laga.

Ketegangan sempat memuncak ketika terjadi pelanggaran keras yang memancing protes dari para pendukung kedua kubu. Namun situasi berhasil dikendalikan wasit dan panitia sehingga pertandingan kembali berjalan normal.

Memasuki menit-menit akhir, SMPN 26 mulai menguasai jalannya pertandingan melalui serangan balik cepat yang sulit dihentikan. Mereka akhirnya memastikan kemenangan sekaligus melaju ke babak berikutnya.

“Kami sebelumnya sudah berlatih membangun chemistry dan menjaga kesehatan supaya bisa tampil maksimal,” ujar Safarash, pemain SMPN 26.

Partai final kategori SMP/MTs menjadi pertandingan paling menegangkan sepanjang turnamen. Ribuan sorakan penonton terus menggema sejak laga dimulai.

Kedua tim bermain agresif dan saling melancarkan serangan cepat. Benturan antar pemain beberapa kali terjadi akibat ketatnya perebutan bola di lini tengah.

Skor imbang yang bertahan hingga akhir laga membuat suasana semakin tegang. Namun di detik-detik terakhir, SMPN 26 berhasil memanfaatkan peluang emas menjadi gol kemenangan.

Lapangan langsung bergemuruh setelah gol tercipta. Para pemain SMPN 26 berpelukan sambil merayakan keberhasilan mereka menjadi juara pertama turnamen futsal WP Cup ke-13.

“Saya sangat bangga SMPN 26 akhirnya bisa juara setelah sebelumnya hanya meraih posisi kedua. Ini jadi momen spesial untuk anak-anak kelas 9,” ujar salah satu orang tua pemain, Safarash.

Pada sesi penutupan, seluruh peserta kembali berkumpul mengikuti apel penghargaan. Suasana yang sebelumnya dipenuhi ketegangan berubah menjadi penuh kebanggaan dan kebahagiaan.

Panitia memberikan trofi kepada para juara, dengan SDN Babat Jerawat 1 dan SMPN 26 keluar sebagai juara pertama. Sementara posisi runner-up diraih SDN Sememi 1 dan SMPN 28.

Penghargaan pemain terbaik juga diberikan kepada perwakilan dari SDN Babat Jerawat 1 dan SMPN 26 atas performa impresif mereka sepanjang turnamen.

“Latihan kami selama bulan puasa akhirnya terbayarkan. Kami sangat senang karena bisa menang dua kali,” ujar Jafero, Zidan, dan Altra dari SDN Babat Jerawat 1.

Meski belum berhasil menjadi juara, pelatih SMPN 28 Adam Maulana tetap mengapresiasi perjuangan anak didiknya.

“Tim sudah memberikan usaha maksimal. Semoga dengan latihan lebih giat lagi hasil terbaik bisa tercapai di kesempatan berikutnya,” katanya.

WP Cup ke-13 akhirnya resmi ditutup dengan suasana hangat. Para pemain saling berjabat tangan dan bertukar ucapan selamat, membuktikan bahwa sportivitas tetap menjadi kemenangan utama dalam turnamen tersebut.

Penulis :

Donna Alifia Cantika

Jurnalis SMA Wijaya Putra

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network