Khofifah Ingatkan Ancaman Pinjol dan Gangguan Mental pada Generasi Muda

Lukman Hakim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Foto : Ist).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk lembaga keagamaan, memperkuat kolaborasi dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing di tengah perkembangan teknologi yang semakin kompleks.

Menurut Khofifah, pembangunan karakter merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan bangsa. Pembentukan karakter, kata dia, tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah, melainkan membutuhkan sinergi antara keluarga, pemerintah, dan lembaga keagamaan.

Hal tersebut disampaikan Khofifah saat membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Tahun 2026 di Hotel Shangri-La Surabaya, Selasa (16/6/2026).

“Pembangunan karakter tidak cukup dilakukan di sekolah. Gereja memiliki peran yang sangat penting untuk mengawal, membimbing, dan menuntun kehidupan anak-anak serta remaja sejak usia dini,” ujar Khofifah.

Ia menilai lembaga keagamaan memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter sekaligus memperkuat ketahanan mental generasi muda. Dengan pendampingan yang tepat, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul dan juga kuat secara moral dan spiritual.

Khofifah mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan perubahan sosial menghadirkan tantangan baru bagi generasi muda. Fenomena perilaku konsumtif yang berujung pada jeratan pinjaman online (pinjol), penggunaan gawai yang berlebihan, hingga persoalan kesehatan mental menjadi tantangan yang memerlukan perhatian bersama. “Banyak usia muda yang dirawat di RS Menur Surabaya. Salah satunya karena persoalan pinjol,” katanya.

Karena itu, Khofifah mendorong GPdI untuk terus memperkuat program pembinaan jemaat secara berjenjang. Mulai dari balita, anak-anak hingga remaja. Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara konsisten akan melahirkan generasi yang memiliki integritas, kepedulian sosial, dan ketahanan menghadapi perubahan zaman. “Jangan sampai mereka tumbuh tanpa pendampingan dan sentuhan spiritual yang memadai,” ujarnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network