JEMBER, iNewsSurabaya.id – Insiden kebakaran sepeda motor terjadi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jember, Jumat (19/6/2026) pagi. Peristiwa yang sempat menarik perhatian pengunjung tersebut berhasil ditangani dengan cepat sehingga api tidak sempat membesar dan menimbulkan kerusakan lebih luas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian berlangsung sekitar pukul 07.01 WIB. Sepeda motor milik seorang konsumen tiba-tiba mengeluarkan api sesaat setelah selesai melakukan pengisian bahan bakar dan hendak menyalakan mesin kendaraan.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting pada sistem kelistrikan sepeda motor. Percikan yang muncul dari komponen kendaraan diduga menjadi pemicu munculnya api yang kemudian membakar bagian motor.
Motor milik konsumen terbakar sesaat setelah mengisi BBM di SPBU Jember. Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Petugas sigap memadamkan api menggunakan tiga APAR. Foto iNewsSurabaya.id/ist
Melihat kondisi tersebut, petugas SPBU langsung bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Dengan memanfaatkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di lokasi, petugas berupaya mengendalikan api agar tidak merembet ke area lain yang berpotensi membahayakan.
Berkat kesigapan petugas, kobaran api berhasil dipadamkan menggunakan tiga unit APAR. Situasi pun segera terkendali dan aktivitas di SPBU dapat kembali berjalan normal tanpa adanya dampak yang lebih besar.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengapresiasi respons cepat petugas SPBU yang dinilai berhasil mencegah potensi risiko yang lebih besar.
"Respons cepat dan penerapan prosedur tanggap darurat yang tepat menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak yang dapat ditimbulkan akibat kebakaran. Kami mengapresiasi kesigapan petugas dalam menangani kejadian ini," ujar Ahad.
Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat, terutama di area yang memiliki potensi risiko kebakaran. Pertamina menegaskan bahwa edukasi keselamatan terus dilakukan secara berkelanjutan kepada masyarakat maupun petugas operasional.
Selain memahami langkah penanganan kebakaran, masyarakat juga diimbau untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan, khususnya sistem kelistrikan yang sering menjadi penyebab munculnya korsleting. Perawatan berkala dinilai menjadi langkah efektif untuk mencegah terjadinya insiden serupa.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga akan terus memperkuat program sosialisasi dan edukasi keselamatan guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko kebakaran serta membangun budaya keselamatan dalam kehidupan sehari-hari.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
