Kedatangan Yuran juga menghadirkan cerita menarik. Ia kembali dipertemukan dengan pelatih Bernardo Tavares, sosok yang pernah bekerja sama dengannya saat masih membela PSM Makassar. Kedekatan keduanya diperkirakan akan mempermudah proses adaptasi sekaligus mempercepat penerapan strategi di dalam tim.
Dengan pengalaman internasional bersama Timnas Tanjung Verde dan jam terbang tinggi di kompetisi Indonesia, Yuran diharapkan mampu menjadi pemimpin baru di sektor pertahanan Green Force. Karakter kepemimpinan, ketenangan saat mengawal lini belakang, serta kemampuannya membaca permainan diyakini menjadi modal penting bagi Persebaya menghadapi persaingan Super League musim 2026/2027.
Harapan besar pun kini mengiringi langkah bek jangkung tersebut. Bagi Bonek dan Bonita, kehadiran Yuran Fernandes bukan sekadar tambahan pemain asing, melainkan sosok yang diharapkan mampu menjadi tembok kokoh sekaligus membawa Persebaya kembali masuk dalam persaingan perebutan gelar juara musim ini.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
