Tak Perlu Berobat ke Luar Negeri, 4 Layanan RS di Surabaya Diakui Dunia, Ada Bedah Saraf dan Jantung
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Prestasi membanggakan ditorehkan dunia kesehatan di Indonesia. Empat layanan spesialis unggulan milik RS Premier Surabaya berhasil masuk dalam daftar Best Specialized Hospitals Asia Pacific 2026 yang dirilis Newsweek bekerja sama dengan Statista, sekaligus mengukuhkan rumah sakit tersebut sebagai salah satu pusat layanan kesehatan terbaik di kawasan Asia Pasifik.
Empat layanan yang memperoleh pengakuan internasional tersebut meliputi Neurosurgery (Bedah Saraf), Cardiac Surgery (Bedah Jantung), Neurology (Saraf), dan Oncology (Onkologi/Kanker). Capaian ini menjadi bukti kualitas layanan medis yang mampu bersaing dengan rumah sakit-rumah sakit terbaik di kawasan.
Berdasarkan hasil pemeringkatan, layanan Bedah Saraf RS Premier Surabaya menempati peringkat ke-65 Asia Pasifik sekaligus menjadi nomor satu di Indonesia pada kategori tersebut.
Tak hanya itu, layanan Bedah Jantung juga mencatat prestasi serupa dengan menempati peringkat ke-67 Asia Pasifik dan menjadi rumah sakit terbaik di Indonesia untuk kategori tersebut.
Sementara layanan Neurology berhasil menduduki peringkat ke-88 Asia Pasifik dan kembali menjadi peringkat pertama di Indonesia. Adapun layanan Onkologi berada di peringkat ke-82 Asia Pasifik serta menempati peringkat ketiga secara nasional.
Chief Executive Officer RS Premier Surabaya, dr. Victoria Theresa Kusumo, M.Kes, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tenaga medis maupun nonmedis yang selama ini berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.
"Pengakuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional bagi masyarakat. Kami percaya kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan fasilitas, tetapi juga kompetensi tenaga kesehatan, budaya keselamatan pasien, serta kolaborasi seluruh tim dalam memberikan pelayanan yang berpusat pada pasien," ujar dr. Victoria Theresa Kusumo.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
