Jatim Incar 20 Medali Emas di LKS Nasional 2026

Saipul Yudi
Kontingen Jatim siap berlaga di LKS Nasional 2026. (Foto : Istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kontingen Jawa Timur (Jatim) menargetkan kembali mempertahankan gelar juara umum pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026. Sebanyak 45 siswa dari berbagai SMK negeri dan swasta akan mewakili Jatim pada ajang yang digelar secara luring dan daring.

LKS Nasional 2026 diikuti Jatim pada 38 bidang kompetisi. Sebanyak 19 bidang dilaksanakan secara daring dan 19 bidang secara luring, yang terdiri atas 18 bidang lomba serta satu bidang eksibisi Artificial Intelligence (AI).

Kontingen Jatim diperkuat 45 peserta. Terdiri atas 21 peserta lomba daring dan 24 peserta luring, termasuk peserta eksibisi AI. Mereka berasal dari 29 SMK negeri dan swasta di berbagai kabupaten/kota di Jatim.

Bidang yang diperlombakan mencakup teknologi digital, teknik dan rekayasa, konstruksi, otomotif, ketenagalistrikan, desain, kesehatan, pariwisata, kecantikan, kemaritiman, pertanian, hingga berbagai kompetensi unggulan SMK lainnya.

Khusus bidang eksibisi Artificial Intelligence, Jatim diwakili tiga siswa SMK Telkom Sidoarjo. Eksibisi dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli 2026 di SMKN 4 Jakarta Utara.

Pelaksanaan lomba daring dipusatkan di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, dengan akomodasi peserta di Hotel Fave Sidoarjo. Sementara lomba luring berlangsung di sejumlah lokasi di Depok, Jakarta, dan Banten.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa optimistis kontingen Jatim mampu kembali meraih prestasi terbaik sekaligus mempertahankan tradisi juara umum.

"Semua peserta lomba dari Bumi Majapahit luar biasa. Kita sudah meraih hattrick juara umum. Mudah-mudahan tahun ini Jatim kembali meraih medali sebanyak-banyaknya dan mempertahankan gelar juara umum," ujarnya, Minggu (26/7/2026).

Menurut Khofifah, keberhasilan Jatim selama ini tidak lepas dari sinergi antara siswa, guru pembimbing, kepala sekolah, pemerintah, dunia usaha, dunia industri, dan orang tua.

"Kekuatan Jatim ada pada ekosistemnya. Ketika sekolah, guru, pemerintah, dunia usaha, dunia industri, dan orang tua bergerak bersama, lahirlah talenta-talenta terbaik," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai memastikan seluruh peserta telah siap mengikuti LKS Nasional 2026. "Insyaallah seluruh peserta sudah siap mengikuti LKS Nasional 2026," katanya.

Aries menjelaskan pembinaan tahun ini diperkuat melalui strategi 3M + 3B + 3S. Tiga M meliputi mental juara, mandiri, dan motivasi tinggi. Tiga B terdiri atas berdoa, belajar tanpa lelah, dan berlatih dengan keras. Sedangkan 3S mencakup sukses persiapan, sukses pertandingan, dan sukses prestasi.

Menurutnya, kualitas pembinaan vokasi Jatim juga tercermin dari kiprah siswa di tingkat internasional. Dari 21 wakil Indonesia yang akan berlaga pada WorldSkills Championship (WSC) Shanghai, enam di antaranya berasal dari Jatim.

"Strategi ini kami siapkan agar peserta tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki mental juara sehingga mampu mempertahankan gelar juara umum," ujarnya.

Ketua Tim Sukses LKS Nasional Jatim, Parnoto, menambahkan persiapan kontingen telah dimulai sejak Januari 2026 melalui seleksi berjenjang dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network