SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Segmen Low Sport Utility Vehicle (SUV) menjadi salah satu penopang pertumbuhan pasar otomotif Jawa Timur (Jatim) sepanjang Januari-Juli 2026. Penjualan segmen ini tercatat tumbuh 43,78 persen, dari 2.179 unit menjadi sekitar 3.133 unit.
Pertumbuhan tersebut menjadi sinyal positif bagi pasar SUV di Jatim. Di tengah tren tersebut, produk baru di segmen low SUV juga mulai mendapat respons positif dari konsumen.
PT United Motors Centre (UMC), misalnya, mencatat sekitar 150 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk Suzuki New XL7 sejak model tersebut diluncurkan pada Juli 2026.
Senior Area Sales Manager PT United Motors Centre, Wiyarso Adiwibowo, mengatakan sebanyak 10 konsumen menjadi penerima unit pertama dalam seremoni penyerahan kendaraan yang digelar bertepatan dengan Hari Pelanggan.
“Mulai delivery-nya 10 konsumen pertama. Untuk sisanya akan dikirim secara bertahap mulai Senin,” ujar Wiyarso, Minggu (6/9/2026).
Menurut dia, sebagian unit sudah siap dikirim kepada konsumen. Namun, proses penyerahan dilakukan setelah seremoni yang digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Pelanggan. Dari sisi pasokan, UMC saat ini memperoleh sekitar 100 unit New XL7 setiap bulan.
Wiyarso memastikan ketersediaan kendaraan tidak menjadi kendala karena model tersebut berstatus Completely Knocked Down (CKD) dan diproduksi di Indonesia.
“Kami memastikan ketersediaan unit tidak menjadi kendala karena kendaraan tersebut berstatus CKD dan diproduksi di Indonesia,” katanya.
UMC juga menargetkan peningkatan kontribusi di segmen low SUV hingga akhir 2026. Wiyarso menyebut pangsa pasar segmen tersebut saat ini berada di kisaran 15,8 persen. Pihaknya berharap kontribusi dapat meningkat menjadi sekitar 18 persen.
Untuk wilayah operasional UMC, penjualan New XL7 ditargetkan mencapai sekitar 100 unit per bulan. Sementara secara Jawa Timur, penjualan diperkirakan bisa mencapai sekitar 200 unit per bulan.
Wiyarso optimistis pasar otomotif akan terus bergerak positif hingga penghujung tahun. Secara historis, penjualan kendaraan cenderung mulai meningkat pada September dan berlanjut hingga Desember, dengan puncak penjualan biasanya terjadi pada akhir tahun.
“Biasanya market naik mulai September, Oktober, November, dan puncaknya Desember. Kami berharap bisa mengikuti pertumbuhan market dan secara Suzuki secara keseluruhan naik,” ujarnya.
Menurut Wiyarso, daya beli masyarakat dan program penjualan menjadi sejumlah faktor yang dapat mendorong pertumbuhan pasar otomotif pada periode akhir tahun. Kenaikan SPK pada Agustus juga dinilai menjadi salah satu indikasi membaiknya permintaan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
