SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Laga final Piala Presiden 2026 antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Kedua tim sama-sama tampil agresif demi mengangkat trofi pramusim paling bergengsi di Indonesia.
Persebaya berhasil memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-20 melalui striker andalannya, Ramadan Sananta. Gol bermula dari umpan matang Rachmat Irianto yang sukses menembus pertahanan Persib. Berdiri bebas di depan gawang, Sananta tanpa kesulitan menyambar bola dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Bajul Ijo.
Gol tersebut semakin membakar semangat ribuan pendukung Persebaya yang memadati stadion. Tim asuhan Bernardo Tavares terus berupaya menekan pertahanan Persib agar mampu menggandakan keunggulan.
Namun, keunggulan Persebaya tidak bertahan lama. Persib Bandung berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-23 melalui skema bola mati.
Berawal dari tendangan pojok yang dilepaskan ke kotak penalti, bola berhasil disambut Matricardi. Sundulannya mengarah ke sisi kiri gawang yang dikawal Ernando Ari, sehingga membuat skor berubah menjadi 1-1.
Gol balasan tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Persib mulai berani meningkatkan intensitas serangan, sementara Persebaya berusaha kembali mengambil kendali permainan lewat penguasaan bola di lini tengah.
Memasuki menit ke-28, pertandingan kembali diwarnai momen krusial. Persebaya yang memperoleh tendangan pojok gagal memaksimalkan peluang setelah Persib mampu melakukan serangan balik cepat.
Aksi serangan balik itu akhirnya dihentikan oleh Nonsuda melalui pelanggaran di area tengah lapangan. Wasit tanpa ragu mengeluarkan kartu kuning sebagai hukuman atas pelanggaran yang dilakukan untuk menghentikan laju pemain Persib.
Hingga memasuki pertengahan babak pertama, duel Persebaya Surabaya vs Persib Bandung di final Piala Presiden 2026 berlangsung sengit dengan skor sementara 1-1. Kedua tim terus saling menekan dan menciptakan peluang, membuat pertandingan berjalan menarik serta menyajikan tensi tinggi yang layak disebut sebagai partai puncak kompetisi pramusim bergengsi tersebut.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
