Kegiatan edukasi ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Kelurahan Bidara Cina, Relawan Bakti IDSurvey untuk Indonesia (BISA), serta Maheswari IDSurvey yang memberikan materi sekaligus mendampingi para siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan membutuhkan dukungan bersama dari pemerintah, dunia usaha, sekolah, hingga masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Lebih dari sekadar kegiatan edukatif, program ini diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap kebersihan dan kelestarian alam. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten diyakini dapat memberikan dampak besar bagi masa depan lingkungan.
Selain meningkatkan literasi lingkungan di kalangan pelajar, kegiatan ini juga memperkuat peran guru dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, aplikatif, dan relevan dengan tantangan zaman. Sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencetak generasi yang memiliki kesadaran ekologis sejak dini.
Upaya tersebut juga sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam mewujudkan pendidikan berkualitas, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, kota dan permukiman berkelanjutan, serta aksi nyata menghadapi perubahan iklim. Dengan membangun kepedulian sejak bangku sekolah dasar, harapannya lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen menjaga kelestarian bumi.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
