SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Lelang perhiasan emas dan logam mulia yang digelar Pegadaian Jawa Timur menarik perhatian masyarakat Surabaya. Nilai barang yang dilelang mencapai hampir Rp1 miliar dan menjadi buruan warga yang mencari perhiasan dengan harga berbeda dari pembelian reguler.
Lelang tersebut berlangsung di area The Gade Coffee Dinoyo Surabaya. Berbagai barang dari delapan cabang Pegadaian dikumpulkan dalam satu lokasi untuk ditawarkan kepada masyarakat melalui mekanisme lelang.
Pengunjung bisa menemukan beragam jenis perhiasan, mulai dari gelang, kalung, cincin hingga anting. Sejumlah keping logam mulia juga turut tersedia dalam kegiatan tersebut.
Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Surabaya 1, Dul Trisno, mengatakan nilai keseluruhan barang yang ditawarkan dalam lelang berada di kisaran Rp1 miliar.
“Total yang dilelang berkisar Rp1 miliaran. Kalau ditotal ada sekitar Rp1 miliar, kurang lebih di jumlah itu,” ujar Dul Trisno.
Menurutnya, variasi barang yang tersedia memberikan pilihan cukup luas bagi masyarakat. Sebelum ditawarkan, perhiasan telah melewati proses pengecekan dan rekondisi sehingga kondisinya dipersiapkan untuk dipasarkan melalui mekanisme lelang.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang. Mereka tidak sekadar melihat koleksi yang dipajang, tetapi juga mencermati model, kondisi dan harga sebelum menentukan barang yang hendak dibeli.
Sales Channel Pegadaian Area Surabaya 1, Firman Aulia Yudha Prawira, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi kalangan tertentu. Masyarakat umum dapat datang dan mengikuti proses pembelian barang lelang yang tersedia.
“Untuk pembeli lelangnya alhamdulillah banyak. Hari ini tadi cukup banyak. Jadi memang terbuka untuk umum untuk lelang perhiasan emas ini,” kata Firman.
Calon pembeli juga dapat melihat langsung kondisi barang sebelum melakukan transaksi. Menurut Firman, seluruh perhiasan yang dipajang telah dipersiapkan dan direkondisi sebelum ditawarkan kepada masyarakat.
“Untuk masyarakat tinggal datang saja menuju lokasi, lihat barangnya yang sudah kami rekondisi dengan baik. Kalau masyarakat tertarik dan ingin membeli, bisa langsung transaksi saat itu juga,” jelasnya.
Salah satu hal yang membuat lelang tersebut menarik perhatian adalah harga barang yang ditawarkan. Selisih harga perhiasan lelang berada pada kisaran 0,9 persen hingga 10 persen, bergantung pada jenis dan barang yang tersedia.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat memiliki kesempatan untuk membandingkan pilihan secara langsung sebelum memutuskan pembelian. Model perhiasan, kondisi barang dan kemampuan anggaran menjadi pertimbangan calon pembeli.
Selain pembayaran tunai, Pegadaian juga menyediakan pilihan transaksi melalui sistem cicilan. Pilihan tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin membeli perhiasan dengan menyesuaikan kemampuan pembayaran.
Pegadaian juga memastikan ketersediaan barang akan diperbarui selama rangkaian kegiatan berlangsung. Lelang dijadwalkan digelar setiap Sabtu hingga pekan pertama September 2026.
“Untuk stok, karena event ini pelaksanaannya tiap Sabtu sampai minggu pertama awal September, kami akan selalu menyediakan stok. Variannya juga banyak macamnya,” ungkap Firman.
Dengan konsep terbuka untuk masyarakat umum, lelang tersebut menjadi salah satu alternatif bagi warga Surabaya yang ingin mencari perhiasan emas maupun logam mulia. Masyarakat dapat melihat langsung barang yang tersedia sebelum menentukan pilihan dan melakukan transaksi.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
