Bukan Cuma DHA dan Protein, Ini yang Sering Orang Tua Lupa Saat Pilih Susu Anak, Begini Resep Dokter
Dengan informasi yang lebih lengkap, orang tua dinilai dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi ketika memilih produk untuk kebutuhan anak.
Perjalanan susu sebelum masuk ke dalam kemasan ternyata cukup panjang. Kualitas bahan baku dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari lingkungan peternakan, kesehatan sapi, pakan yang diberikan, hingga konsistensi pengelolaan di setiap tahapan.
Karena itu, sistem produksi yang terintegrasi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.
Pengelolaan yang terhubung antara peternakan, proses pengumpulan susu, fasilitas produksi, hingga pengendalian mutu memungkinkan standar kualitas diterapkan secara konsisten.
Sistem tersebut juga berkaitan dengan keterlacakan bahan baku. Artinya, perjalanan bahan yang digunakan dapat dipantau sejak dari peternakan hingga masuk dalam proses produksi dan akhirnya menjadi produk jadi.
Setelah diperah, susu masih harus melewati sejumlah tahapan pengolahan. Mulai dari penerimaan bahan baku, pengolahan, pemeriksaan kualitas, hingga pengemasan, seluruh proses membutuhkan standar produksi dan pengawasan mutu.
Salah satu tahapan penting dalam pengolahan susu adalah pemanasan. Proses ini diperlukan untuk membantu menjaga keamanan mikrobiologis produk.
Namun, intensitas dan tahapan pemanasan juga perlu dikendalikan dengan tepat karena dapat memengaruhi karakteristik sejumlah komponen dalam susu.
Pemanasan, misalnya, dapat memicu reaksi Maillard, yakni reaksi antara gula alami dalam susu dengan protein atau asam amino.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Food Science menunjukkan bahwa peningkatan intensitas pemanasan awal pada susu dapat diikuti peningkatan sejumlah indikator reaksi Maillard pada susu bubuk maupun susu yang telah direkonstitusi.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa setiap tahapan dalam proses produksi perlu dikelola secara tepat dan konsisten.
Prof. Rini menegaskan, proses pemanasan tetap memiliki fungsi penting dalam menjaga keamanan produk. Karena itu, perhatian tidak semestinya hanya diarahkan pada ada atau tidaknya proses pemanasan, tetapi juga bagaimana proses tersebut dikendalikan.
“Proses pemanasan tetap diperlukan untuk menjaga keamanan produk. Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan sekadar ada atau tidaknya proses pemanasan, tetapi bagaimana proses tersebut, bersama tahapan produksi lainnya, dikelola dan dikendalikan secara konsisten,” katanya.
Dalam kampanye edukasinya, AceKid mengajak orang tua tidak berhenti pada kebiasaan membaca klaim di bagian depan kemasan. Ada tiga hal yang dapat menjadi perhatian ketika memilih susu formula.
1. Perhatikan bahan utama
Daftar komposisi pada kemasan dapat memberikan informasi mengenai bahan yang digunakan dalam produk.
Orang tua dapat mencermati bahan utama sekaligus jenis pemanis maupun bahan tambahan yang digunakan. Beberapa istilah seperti sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, dan perisa sintetik dapat ditemukan dalam daftar komposisi pada produk tertentu.
2. Ketahui sumber susu
Asal bahan baku juga menjadi informasi yang penting. Dengan mengetahui sumber susu, konsumen dapat memperoleh gambaran mengenai bagaimana peternakan, kesehatan dan pakan sapi, pemerahan, hingga proses pengangkutan bahan baku dikelola.
3. Pahami proses produksi dan pengendalian mutu
Selain komposisi, orang tua perlu memperhatikan bagaimana produk diproses dan diawasi kualitasnya.
Standar produksi, pengujian bahan, pengendalian mutu, hingga sistem keterlacakan merupakan bagian dari rangkaian proses yang menentukan bagaimana kualitas produk dijaga sebelum sampai ke konsumen.
Pada akhirnya, memahami susu formula anak tidak cukup hanya dengan membaca angka kandungan nutrisi di bagian depan kemasan.
Orang tua juga perlu melihat lebih jauh mengenai bahan yang digunakan, asal bahan baku, proses pengolahan, standar produksi, serta transparansi informasi yang diberikan produsen.
Dengan memahami perjalanan susu sejak dari sumber hingga menjadi produk formula, orang tua memiliki informasi yang lebih lengkap untuk mempertimbangkan pilihan yang sesuai bagi kebutuhan anak.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
