Tak Lagi Manual, Mesin Ini Pangkas Proses Cuci Kunyit UMKM Jamu Surabaya dari 35 Menit Jadi 41 Detik

Arif Ardliyanto
Teknologi tepat guna membuat produksi UMKM Jamu Kedurus lebih efisien. Cuci kunyit yang semula 35 menit kini hanya 41 detik, kapasitas produksi naik menjadi 18 liter per hari. Foto iNewsSurabaya.id/ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id — Produksi jamu tradisional di Kampung Jamu Kedurus, Karangpilang, Surabaya, kini mulai bertransformasi. Peralatan sederhana yang sebelumnya membuat proses pengolahan empon-empon memakan waktu puluhan menit mulai digantikan teknologi tepat guna.

Perubahan tersebut dirasakan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang menyasar Kedai Jamu Sutinah. Program ini tidak hanya memperkenalkan mesin produksi, tetapi juga membenahi cara pelaku UMKM mengelola keuangan usaha.

Ketua Tim PKM Universitas Wijaya Putra, Chendrasari Wahyu Oktavia, S.Si., M.T., mengatakan persoalan yang dihadapi mitra cukup beragam. Selain proses produksi yang masih mengandalkan peralatan manual, aspek higienitas, keamanan alat, hingga pengelolaan keuangan juga menjadi perhatian.

“Usaha UMKM Kedai Jamu Sutinah dalam melakukan proses produksi masih didominasi oleh peralatan manual, kurangnya higienitas dan keamanan dari alat produksinya. Di samping itu, dalam pengembangan usahanya masih terkendala dalam pengelolaan keuangan,” kata Chendrasari.


Teknologi tepat guna membuat produksi UMKM Jamu Kedurus lebih efisien. Cuci kunyit yang semula 35 menit kini hanya 41 detik, kapasitas produksi naik menjadi 18 liter per hari. Foto iNewsSurabaya.id/ist

Berangkat dari persoalan tersebut, Tim PKM Universitas Wijaya Putra memberikan sosialisasi, pelatihan, sekaligus pendampingan mengenai manajemen produksi dan manajemen keuangan.

Tim yang dipimpin Chendrasari bersama anggota Ir. Subaderi, M.M., Dr. Muzzaki, S.M., M.S.M., serta dua mahasiswa, Aprillia Anjas dan Rizky Hikmah Agustian, memberikan sejumlah peralatan teknologi tepat guna.

Di antaranya mesin pencuci empon-empon serta mesin pemarut dan pemeras jamu berbahan stainless steel. Peralatan tersebut dirancang untuk mempercepat proses produksi sekaligus membantu menjaga kualitas dan kebersihan bahan yang diolah.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network