SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Universitas Wijaya Putra (UWP) dan Sekolah Wijaya Putra (SWP) Surabaya berlangsung dengan nuansa berbeda.
Momentum kemerdekaan tidak hanya diisi upacara bendera, tetapi juga ditandai dengan penyerahan insinerator ramah lingkungan berbasis Internet of Things (IoT) kepada masyarakat serta pemberian dana apresiasi bagi mahasiswa UWP yang menorehkan prestasi di berbagai kompetisi olahraga.
Penyerahan tersebut berlangsung di Kampus UWP Benowo, Surabaya, Senin (17/8/2026), setelah pelaksanaan upacara bendera dalam rangka HUT ke-81 RI.
Insinerator berbasis IoT tersebut diserahkan untuk warga RW 7 Kelurahan Babat Jerawat. Kehadiran teknologi tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan sampah sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih.
HUT ke-81 RI di UWP Surabaya diwarnai penyerahan insinerator berbasis IoT untuk warga Babat Jerawat dan apresiasi empat mahasiswa berprestasi. Foto iNewsSurabaya.id/arif
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian Dana Apresiasi Prestasi Non-Akademik kepada empat mahasiswa UWP. Penghargaan diberikan sebagai bentuk dukungan kampus terhadap mahasiswa yang mampu mengembangkan potensi di luar bidang akademik.
Rektor UWP, Dr. Budi Endarto, S.H., M.Hum., menyerahkan apresiasi tersebut secara simbolis kepada para mahasiswa berprestasi.
Mereka yakni Shalasa Rafika Putri dari Program Studi Administrasi Publik yang meraih medali emas pada ajang Ju-Jitsu tingkat internasional. Prestasi tersebut sekaligus membawa nama UWP dan Indonesia ke kancah dunia.
Shalasa mengaku apresiasi dari kampus menjadi tambahan motivasi untuk terus meningkatkan prestasinya.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada UWP yang selalu mendukung penuh prestasi non-akademik mahasiswa. Ini adalah motivasi bagi saya untuk terus berprestasi dan membanggakan kampus tercinta," ujar Shalasa.
Selain Shalasa, Nadya Novitasari dari Program Studi Administrasi Publik berhasil menjadi juara pertama tingkat nasional pada cabang olahraga Ju-Jitsu.
Prestasi serupa juga ditorehkan Ibrahim Movic Bitin Mamulak, mahasiswa Administrasi Publik, yang meraih juara ketiga tingkat nasional dalam ajang Ju-Jitsu.
Sementara itu, Bintang Putra Arjuna dari Program Studi Psikologi berhasil menempati posisi kedua tingkat regional dalam cabang olahraga Pencak Silat.
Rektor UWP: Mahasiswa Berprestasi Adalah Aset Bangsa
Rektor UWP Dr. Budi Endarto mengatakan, dukungan terhadap mahasiswa tidak hanya diberikan dalam pencapaian akademik. Menurutnya, prestasi di bidang olahraga, seni maupun kegiatan lainnya juga memiliki nilai penting dalam membentuk karakter mahasiswa.
"UWP tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga berkomitmen penuh untuk mendukung prestasi non-akademik mahasiswa. Kami percaya bahwa mahasiswa yang berprestasi di bidang olahraga, seni, dan kegiatan lainnya adalah aset berharga bagi bangsa," katanya.
Ia menambahkan, pemberian dana apresiasi tersebut merupakan bentuk dukungan kampus terhadap mahasiswa yang mampu memberikan kontribusi positif.
"Sebagai kampus sociopreneur yang impactful, kami ingin memberikan apresiasi nyata kepada mahasiswa yang telah berjuang dan membawa nama baik UWP," ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Pakal Zainuddin Fanani, S.H., M.Med.Kom., Kapolsek Pakal Kompol Sugeng Rianto, S.H., M.M., MAP., Danramil 0830/06 Benowo Mayor Inf. Agung Prasetyo Budi, S.T., serta jajaran Forkopimcam Pakal.
Camat Pakal Zainuddin Fanani mengapresiasi langkah UWP yang memberikan perhatian tidak hanya kepada mahasiswa, tetapi juga masyarakat di sekitar lingkungan kampus.
"Saya sangat bangga melihat mahasiswa UWP mampu berprestasi hingga tingkat internasional. Ini membuktikan bahwa Kecamatan Pakal memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. Semoga prestasi ini terus berlanjut dan menginspirasi generasi muda lainnya," tuturnya.
Kapolsek Pakal Kompol Sugeng Rianto dan Danramil 0830/06 Benowo Mayor Inf. Agung Prasetyo Budi juga memberikan motivasi kepada mahasiswa agar tidak berhenti mengejar prestasi.
Bagi para penerima apresiasi, dukungan tersebut menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan kemampuan. Mereka berharap pencapaian yang diraih dapat mendorong mahasiswa lain berani mengasah bakat di bidang olahraga maupun kegiatan non-akademik.
Shalasa yang juga tercatat sebagai peraih Juara I Jakarta Open Jiu-Jitsu Tournament 2026 menilai dukungan kampus menunjukkan perhatian terhadap pengembangan mahasiswa secara menyeluruh.
"Ini adalah bukti bahwa kampus tidak hanya peduli pada nilai akademik, tetapi juga pada pengembangan bakat dan prestasi mahasiswa secara holistik," katanya.
Peringatan HUT ke-81 RI di UWP dan SWP akhirnya tidak berhenti pada seremoni kemerdekaan. Penyerahan teknologi pengelolaan sampah kepada masyarakat dan penghargaan bagi mahasiswa berprestasi menjadi dua pesan utama yang dibawa dalam kegiatan tersebut: kepedulian terhadap lingkungan serta keberanian generasi muda untuk terus berprestasi.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
