BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Gelombang laut kembali membawa petaka. Kapal nelayan KLM Pantes terbalik setelah dihantam ombak besar di perairan Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (19/8/2026).
Kapal tersebut membawa lima anak buah kapal (ABK) yang sebelumnya melaut untuk menangkap ikan. Musibah terjadi ketika kapal dalam perjalanan kembali dari tengah laut.
Dalam kejadian tersebut, satu nelayan ditemukan selamat, sementara satu lainnya ditemukan meninggal dunia. Adapun tiga nelayan masih belum ditemukan dan hingga kini masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, membenarkan adanya kecelakaan laut yang melibatkan KLM Pantes.
“Iya memang ada kecelakaan di laut,” kata I Made Oka Astawa.
Informasi awal mengenai kecelakaan tersebut diterima dari petugas Polairud Puger, Polres Jember. Laporan menyebutkan sebuah kapal nelayan terbalik setelah dihantam ombak di sekitar perairan Paseban, Kencong.
Berdasarkan keterangan yang diterima Tim SAR, kecelakaan terjadi saat KLM Pantes dalam perjalanan pulang. Kapal diduga terlalu mendekati tepi perairan ketika gelombang besar datang dari sisi kanan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
