Kecelakaan Kerja Bisa Dicegah Sejak Sekolah, Begini Cara Siswa SMK Kenali Bahaya Saat Bekerja

Arif Ardliyanto
DK3P Jatim mulai tanamkan budaya K3 sejak sekolah melalui Goes to School di SMKN 5 Surabaya. Siswa disiapkan menghadapi risiko dunia industri. Foto iNewsSurabaya.id/tangkap layar

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dinilai perlu dikenalkan jauh sebelum seseorang resmi memasuki dunia kerja. Kebiasaan mengenali bahaya dan mengantisipasi risiko diharapkan sudah terbentuk sejak siswa masih berada di bangku sekolah.

Hal tersebut menjadi perhatian Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Provinsi Jawa Timur (DK3P Jatim) melalui program DK3P Goes to School Series 1 di SMKN 5 Surabaya

Kegiatan yang mengangkat tema “Mempersiapkan Generasi SMK Jawa Timur Menjadi Pekerja yang Aman dan Profesional” itu menyasar siswa Jurusan Kimia Industri. Mereka mendapat pembekalan mengenai prinsip dasar K3 sebagai persiapan menghadapi Praktik Kerja Lapangan (PKL), magang, hingga lingkungan kerja setelah lulus.


DK3P Jatim mulai tanamkan budaya K3 sejak sekolah melalui Goes to School di SMKN 5 Surabaya. Siswa disiapkan menghadapi risiko dunia industri. Foto iNewsSurabaya.id/tangkap layar

Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak memahami bahwa K3 tidak berhenti pada penggunaan helm, sepatu keselamatan maupun alat pelindung diri (APD).

Lebih jauh, K3 berkaitan dengan pola pikir untuk mengenali potensi bahaya, memperkirakan risiko dan menentukan tindakan yang tepat agar kecelakaan dapat dicegah.

Ketua Komisi I DK3P Jatim Adithya Sudiarno mengatakan, program tersebut diharapkan tidak berhenti di satu sekolah. Edukasi keselamatan ingin dikembangkan agar dapat menjangkau lebih banyak SMA dan SMK di berbagai daerah Jawa Timur.

Menurutnya, sekolah merupakan tempat yang strategis untuk membangun pengetahuan sekaligus kebiasaan. Jika kesadaran keselamatan sudah terbentuk sejak dini, siswa tidak perlu memulai dari awal ketika memasuki dunia industri.

“Pada akhirnya tujuan K3 sangat sederhana. Setiap orang yang berangkat untuk belajar ataupun bekerja, kita ingin mereka dapat kembali pulang ke rumah dalam keadaan sehat dan selamat. Karena di rumah selalu ada keluarga yang menunggu,” ujar Adithya.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network