Situasi tersebut membuat Bernardo Tavares segera melakukan perubahan di dalam tim. Risto Mitrevski, Rachmat Irianto, dan Malik Risaldi ditarik keluar. Sebagai gantinya, Ramadhan Sananta, Toni Firmansyah, dan Gledson Paixao dimainkan.
Persebaya berusaha kembali mengambil alih pertandingan. Peluang terbaik datang pada menit ke-65 ketika Ramadhan Sananta berada dalam posisi yang cukup dekat dengan gawang.
Namun, peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol karena kiper Bhayangkara berhasil mengamankan bola.
Tavares kembali melakukan pergantian pemain tiga menit kemudian. Francisco Rivera keluar dan posisinya digantikan Diogo Ramalho.
Pertandingan semakin terbuka ketika memasuki 10 menit terakhir. Kedua kesebelasan sama-sama meningkatkan intensitas serangan demi mendapatkan gol kemenangan.
Persebaya masih berusaha mengandalkan serangan balik dan tembakan dari luar kotak penalti. Pada menit ke-85, Toni Firmansyah mencoba melepaskan tembakan jarak jauh.
Sayangnya, bola masih melambung di atas mistar gawang.
Yann Mabella, yang sebelumnya menjadi pahlawan Persebaya lewat gol pembuka, kemudian ditarik keluar pada menit ke-80. Ricky Pratama masuk untuk melanjutkan upaya Persebaya mencari gol kedua.
Memasuki masa tambahan waktu selama empat menit, tensi pertandingan semakin tinggi. Bhayangkara maupun Persebaya sama-sama mencoba menciptakan peluang terakhir.
Namun, tidak ada gol tambahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Skor 1-1 pun bertahan hingga pertandingan berakhir.
Hasil tersebut membuat Persebaya Surabaya harus puas membawa pulang satu poin dari Lampung. Bajol Ijo memang berhasil mencetak gol lebih dulu, tetapi keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir pertandingan.
Hasil imbang ini menjadi modal awal Persebaya dalam mengarungi Super League 2026/2027, meski tim asal Surabaya tersebut tentu masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki performa, terutama setelah lawan meningkatkan tekanan pada babak kedua.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
