Diguyur Hujan Deras, Kirab Budaya Banyuwangi Tetap Jalan, Peserta Cilik Jadi Sorotan

Siswanto
Kirab budaya Desa Kradenan Banyuwangi tetap meriah meski diguyur hujan deras. Peserta TK hingga umum antusias mengikuti pawai budaya memperingati hari jadi desa ke-263 dan HUT RI ke-81. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

Menurutnya, kirab budaya tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi Desa Kradenan, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan berbagai budaya dan tradisi lokal kepada generasi muda.

Kehadiran anak-anak TK hingga peserta umum dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi. Sejak usia dini, mereka diperkenalkan dengan budaya daerah melalui kegiatan yang dikemas secara meriah dan melibatkan masyarakat secara langsung.

Kirab budaya tersebut juga digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Desa Kradenan ke-263 sekaligus memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.

Aji menjelaskan, peserta carnaval dan pawai budaya berasal dari berbagai jenjang pendidikan serta masyarakat umum. Mereka terdiri dari peserta TK, SD/MI, SMA hingga kelompok masyarakat.

“Kirab budaya Desa Kradenan berlangsung meriah dan mendapat antusiasme masyarakat yang menyaksikan di sepanjang rute,” katanya.

Kemariahan acara kemudian berlanjut dengan hiburan sound horeg. Sebanyak 14 sound turut memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut, sehingga suasana perayaan hari jadi desa semakin ramai.

Dari sisi keamanan, jalannya kegiatan mendapat pengawasan dari jajaran kepolisian. Kapolsek Purwoharjo IPTU Agus Suhartono mengatakan kegiatan dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan mengambil rute menyusuri sejumlah jalan di Desa Kradenan.

Petugas melakukan pemantauan selama pelaksanaan carnaval dan pawai budaya untuk memastikan kegiatan berjalan tertib. Meski peserta harus berhadapan dengan hujan, seluruh rangkaian acara tetap berlangsung sesuai kondisi di lapangan.

“Dalam pantauan petugas, selama kegiatan carnaval dan pawai budaya Desa Kradenan berlangsung dengan aman, tertib dan lancar,” ujar IPTU Agus Suhartono.

Semangat peserta, khususnya anak-anak, di tengah hujan menjadi salah satu gambaran kuat bahwa perayaan hari jadi Desa Kradenan bukan sekadar seremoni. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, mengenalkan budaya lokal, dan menjaga tradisi agar tetap dikenal generasi berikutnya.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network