Di sisi lain, Indonesia tetap memiliki peluang untuk mencetak gol meski bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit. Salah satu kesempatan datang melalui James. Tembakannya masih mampu diamankan kiper Malaysia.
Peluang berikutnya didapat Elkan Baggott. Bek Timnas Indonesia tersebut memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan ke arah gawang Malaysia. Namun, bola justru membentur tiang sehingga Indonesia gagal memecah kebuntuan.
Statistik empat tembakan Malaysia berbanding dua milik Indonesia menunjukkan bagaimana Malaysia lebih aktif menciptakan ancaman. Namun, jumlah tembakan tersebut belum mengubah papan skor karena kedua tim masih sama-sama belum mencetak gol.
Indonesia juga melakukan perubahan setelah kehilangan Tom Haye. Ivan Jenner masuk menggantikan Ragnar Oratmangun pada menit ke-40. Pergantian tersebut diharapkan dapat membantu Indonesia menjaga keseimbangan permainan sekaligus meredam tekanan Malaysia.
Memasuki babak berikutnya, perhatian Indonesia tidak hanya tertuju pada upaya mencetak gol. Pertahanan juga harus mampu meredam pergerakan Aiman dan pemain Malaysia lainnya yang terus berusaha mencari ruang.
Dengan kondisi bermain 10 pemain, skuad Garuda dituntut menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Malaysia memiliki keunggulan jumlah pemain, sementara Indonesia masih memiliki peluang melalui serangan balik dan bola mati.
Skor 0-0 membuat pertandingan tetap terbuka. Indonesia harus mampu memanfaatkan setiap peluang yang muncul sekaligus mengantisipasi serangan Malaysia agar tidak kehilangan poin dalam laga tersebut.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
