Dampaknya bahkan dirasakan hingga cluster lain yang masih berada di kawasan Perumahan San Antonio. Sejumlah warga melaporkan lampu jatuh, bagian gipsum rontok, serta plafon mengalami retak.
Petugas PMK Surabaya membenarkan adanya lima korban luka yang telah dievakuasi menuju RS Haji Sukolilo Surabaya.
Kelima korban kini mendapatkan penanganan medis. Dugaan sementara, mereka mengalami luka bakar akibat ledakan. Namun, kondisi detail masing-masing korban masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak rumah sakit dan petugas terkait.
Petugas gabungan langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi, pengamanan, serta pemeriksaan terhadap area terdampak.
Warga yang berada di sekitar lokasi juga diminta berhati-hati dan tidak mendekati area kejadian. Jalan Kalisari Utara I sementara digunakan sebagai akses kendaraan petugas sehingga masyarakat yang hendak melintas diimbau memilih jalur lain.
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham membenarkan terjadinya ledakan di kawasan Mulyorejo, Surabaya.
Polisi masih melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber ledakan sekaligus penyebabnya.
“Benar, pagi ini telah terjadi ledakan di salah satu bangunan di kawasan Mulyorejo, Surabaya,” kata Jules.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti bangunan yang menjadi titik awal ledakan maupun penyebab kejadian tersebut.
Petugas juga masih melakukan pendataan terhadap jumlah korban, tingkat kerusakan bangunan, serta kendaraan yang terdampak.
Penyelidikan masih berlangsung. Polisi memastikan pemeriksaan di lokasi dilakukan untuk mengungkap penyebab ledakan yang membuat lima orang harus mendapat perawatan medis tersebut.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
