Advanced Reverse Technique, menurut dia, lebih sesuai untuk pasien dengan kondisi kulit kendur ringan hingga sedang, kualitas kulit yang masih cukup baik, serta menginginkan perubahan kontur wajah yang tetap terlihat natural.
Sementara pada kondisi wajah yang mengalami kekenduran lebih berat, dokter perlu mempertimbangkan pilihan tindakan lain yang lebih sesuai dengan kondisi pasien.
Dengan demikian, keberhasilan tindakan tidak hanya ditentukan oleh teknik maupun jenis benang yang digunakan, tetapi juga ketepatan dalam memilih pasien dan memahami anatomi wajah.
Bagi dr. Junivan, tujuan utama prosedur estetika bukan sekadar membuat seseorang terlihat berbeda, melainkan membantu mengembalikan struktur wajah sehingga tampak lebih segar tanpa kehilangan karakter aslinya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
