TPT Jatim Turun, Pengangguran Lulusan SMK Justru Tertinggi Capai 5,79 Persen

Lukman Hakim
Ilustrasi, Job Fair. (Foto : Istimewa)

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Timur (Jatim) pada Mei 2026 turun menjadi 3,42 persen. Namun, di balik penurunan tersebut, pengangguran di kalangan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) justru.

Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim TPT lulusan SMK pada Mei 2026 mencapai 5,79 persen. Angka tersebut menempatkan lulusan SMK di posisi tertinggi dibandingkan kelompok pendidikan lainnya.

Sementara itu, TPT lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) tercatat sebesar 4,36 persen. Adapun kelompok penduduk dengan pendidikan SD ke bawah memiliki TPT paling rendah, yakni 1,72 persen.

Kondisi ini berbeda dengan Februari 2026, ketika TPT lulusan SMA menjadi yang tertinggi, mencapai 5,75 persen. Pada Mei 2026, posisi tersebut bergeser ke lulusan SMK.

Di sisi lain, secara keseluruhan, TPT Jatim pada Mei 2026 tercatat sebesar 3,42 persen. Angka ini turun 0,13 poin persentase dibandingkan Februari 2026.

Plt Kepala BPS Provinsi Jatim Ir. Herum Fajarwati, M.M. menjelaskan, TPT merupakan indikator untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja sekaligus menggambarkan kurang termanfaatkannya pasokan tenaga kerja.

Dengan TPT sebesar 3,42 persen, dari setiap 100 orang angkatan kerja di Jatim terdapat sekitar tiga hingga empat orang yang menganggur.

BPS juga mencatat perbedaan kondisi pengangguran berdasarkan wilayah. Pada Mei 2026, TPT perkotaan mencapai 3,77 persen, lebih tinggi dibandingkan perdesaan yang sebesar 2,85 persen.

Meski demikian, pergerakan kedua wilayah menunjukkan tren berbeda dibandingkan Februari 2026. TPT perkotaan turun 0,32 poin persentase, sedangkan TPT perdesaan justru naik 0,17 poin persentase.

Berdasarkan jenis kelamin, TPT laki-laki pada Mei 2026 mencapai 3,71 persen, lebih tinggi dibandingkan perempuan sebesar 3,03 persen. “Dibandingkan Februari 2026, TPT laki-laki turun 0,07 poin persentase, sementara perempuan turun 0,21 poin persentase,” kata Herum dalam rilisnya, Selasa (13/10/2026).

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network