Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan Pelajar Berebut Gelar Juara Nasional di Final OMNAS 15
Advertisement . Scroll to see content

Terdesak Utang, Pria di Pasuruan Diduga Bunuh Kerabat demi Motor

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:33 WIB
  • author Lukman Hakim
Terdesak Utang, Pria di Pasuruan Diduga Bunuh Kerabat demi Motor
Satreskrim Polres Pasuruan mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang pelajar SMK. (Foto : Istimewa)

PASURUAN, iNewsSurabaya.id - Satreskrim Polres Pasuruan mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang pelajar SMK berinisial MIA. 

Polisi menangkap WYH (24), yang disebut masih memiliki hubungan kekerabatan dengan korban, kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan.

Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono mengatakan tersangka diduga menghabisi korban untuk menguasai sepeda motor Honda Beat milik korban.

“Tersangka WYH, warga Dusun Krajan, Desa Candi Binangun, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, nekat menghabisi nyawa saudaranya sendiri demi menguasai sepeda motor Honda Beat milik korban,” kata Irawan, Minggu (3/10/2026).

Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Rizky Akbar Kurniadi menjelaskan, peristiwa tersebut bermula pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, WYH menghubungi korban dan meminta dijemput di wilayah Sukorejo.

Korban kemudian datang menggunakan sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi N 2973 TCN. Keduanya berboncengan menuju kawasan Leduk hingga sekitar pukul 17.30 WIB tiba di Jalan Tegalan, Dusun Tonggowah, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.

Menurut polisi, di lokasi tersebut WYH turun dari sepeda motor dan berjalan kaki. Setelah menyadari jalan di depan buntu, korban kemudian memutar balik kendaraannya.

Saat korban berada sekitar 15 meter dari tersangka, WYH diduga mengambil sebatang kayu di pinggir jalan dan memukul bagian belakang kepala korban hingga terjatuh.

Polisi menyebut tersangka kemudian kembali memukul korban hingga meninggal dunia. Setelah itu, tersangka diduga menutupi jasad korban menggunakan daun kering dan membakarnya dengan korek api gas untuk menghilangkan jejak.

“Berdasarkan informasi yang kami himpun, terduga pelaku ini kerap bermain judi online dan baru-baru ini mengalami kekalahan besar,” ujar Rizky.

Dari hasil penyidikan, polisi menduga aksi tersebut dilatarbelakangi kebutuhan ekonomi. WYH disebut membutuhkan uang untuk menebus sepeda motor miliknya yang sedang digadaikan.

Setelah membawa sepeda motor korban, WYH kemudian menggadaikannya kepada seseorang berinisial BU dengan nilai Rp2,4 juta. Polisi menyebut uang tersebut digunakan tersangka untuk menebus sepeda motor miliknya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut