SAMPANG, iNewsSurabaya.id – Produksi garam rakyat di Sampang, Madura, Jawa Timur, menunjukkan hasil menggembirakan. Cuaca yang mendukung membuat petani mampu menghasilkan garam dengan kualitas lebih baik. Namun, di tengah kondisi produksi yang positif, petani masih berharap harga jual di tingkat tambak ikut meningkat.
Petani garam asal Sampang, Ali Husen, mengatakan kondisi cuaca saat ini cukup ideal untuk mendukung proses produksi. Metode pengolahan yang selama ini diterapkan petani, termasuk penggunaan membran, tetap menjadi andalan untuk menghasilkan garam.
“Kalau saat ini, dengan cuaca yang sedang pas, produksi garam sangat bagus. Pengelolaannya seperti biasa, menggunakan membran,” kata Ali Husen.
Meski produksi berjalan baik, Ali mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan garam setelah panen. Kotoran yang mengendap di bagian bawah perlu dibersihkan agar mutu garam tetap terjaga sebelum diangkut dan dipasarkan.
Produksi garam Sampang, Madura, meningkat berkat cuaca mendukung. PT Sumatraco Langgeng Makmur menargetkan pengadaan 50.000 ton garam. Foto iNewsSurabaya.id/arif
Menurut Ali, kualitas hasil panen menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan nilai jual. Akan tetapi, harga garam di tingkat petani masih mengikuti pergerakan pasar sehingga belum selalu memberikan keuntungan sesuai harapan.
“Kalau harapan saya sebagai petani, ke depan harga garam semoga semakin naik. Sekarang harganya stabil. Kalau turun ikut turun, kalau naik juga ikut naik,” ujarnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
