Siswa Berkebutuhan Khusus Berkreasi dengan Batik, Pancake Jadi Media Ekspresi

Andika
Kreativitas tanpa batas, siswa SMALB di Surabaya menuangkan motif batik di atas pancake. (Foto : istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Siswa Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) Karya Mulia Surabaya menunjukkan kreativitas dalam merayakan Hari Batik Nasional 2026. 

Berbeda dari kegiatan membatik pada umumnya, mereka menuangkan imajinasi melalui kreasi motif batik di atas pancake.

Kegiatan yang berlangsung di Coffee Café Central, Surabaya, ini menghadirkan cara berbeda untuk mengenalkan warisan budaya Indonesia kepada siswa berkebutuhan khusus. Pancake dijadikan media untuk menggambar dan menyusun motif batik sesuai kreativitas masing-masing siswa.

Dengan berbagai bahan dan elemen dekorasi yang disediakan, para siswa bebas memadukan bentuk, pola, dan warna. Setiap karya menampilkan keunikan tersendiri, sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan ide dan imajinasi mereka.

Para karyawan yang terlibat dalam kegiatan tersebut turut mendampingi siswa selama proses kreasi berlangsung. Interaksi ini menciptakan suasana akrab dan memberikan kesempatan bagi para siswa untuk mencoba pengalaman baru, berbagi ide, serta membangun kepercayaan diri.

Cluster General Manager Mercure Surabaya Grand Mirama dan Grand Mercure Malang Mirama, Sugito Adhi, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memperingati Hari Batik Nasional melalui pendekatan kreatif dan inklusif.

“Kami ingin memperingati Hari Batik Nasional dengan cara yang sederhana tetapi memiliki makna. Biasanya kita mengenal batik melalui kain, tetapi kali ini kami menghadirkan pengalaman yang berbeda dengan menjadikan pancake sebagai kanvas untuk berkreasi,” ujar Sugito, Jumat (16/10/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengenalkan budaya, tetapi juga menyediakan ruang bagi setiap anak untuk berekspresi melalui kreativitas masing-masing.

“Kami berharap momen sederhana ini dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus mengingatkan kita bahwa kreativitas tidak memiliki batas,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia memilih tiga karya terbaik berdasarkan kreativitas dan keunikan desain. Meski demikian, apresiasi tidak hanya diberikan kepada para siswa yang terpilih. Setiap karya dipandang sebagai bentuk ekspresi yang mencerminkan imajinasi dan karakter pembuatnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network