PASURUAN, iNewsSurabaya.id – Kebiasaan membacakan dongeng sebelum tidur, berbagi cerita tentang pahlawan daerah, hingga bermain bersama ternyata memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Melalui aktivitas sederhana di rumah dan lingkungan pendidikan, kedekatan orang tua dan anak dapat diperkuat sekaligus menumbuhkan minat baca serta rasa percaya diri sejak usia dini.
Upaya membangun pola pengasuhan tersebut dilakukan TPA Cendekia Kids melalui program Family Fun Weeks yang melibatkan PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Grati dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pasuruan. Program ini juga mendapat dukungan Pemerintah Kota Pasuruan.
Berlangsung mulai 7 September hingga 30 Oktober 2026, kegiatan tersebut mengajak orang tua terlibat langsung dalam proses belajar anak. Pendekatannya tidak hanya melalui aktivitas di tempat penitipan anak, tetapi juga membangun kebiasaan positif yang bisa diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari.
TPA Cendekia Kids, PLN Indonesia Power UBP Grati, dan DP3AKB Pasuruan memperkuat pengasuhan anak melalui dongeng, literasi, dan parenting. Foto iNewsSurabaya.id/hendro
Mengusung tema “Petualang Cilik di Bumi Pasuruan, Anugerah Allah Sang Maha Pencipta” dengan topik “Rumahku di Pasuruan”, program ini menekankan pentingnya keluarga sebagai lingkungan pertama bagi anak untuk mengenal kasih sayang, komunikasi, tanggung jawab, dan nilai-nilai kehidupan.
Kolaborasi ini juga terhubung dengan program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) dari DP3AKB Kota Pasuruan. Sinergi antara lembaga pengasuhan, pemerintah, dunia usaha, dan keluarga diharapkan dapat memperkuat pendampingan anak usia dini secara berkelanjutan.
Salah satu agenda yang dihadirkan dalam Family Fun Weeks adalah “Seminggu Berkisah” dengan tema “Cerita Hangat Sebelum Tidur”. Melalui kegiatan ini, orang tua atau wali murid diajak membacakan buku cerita maupun dongeng kepada anak menjelang waktu tidur.
Aktivitas tersebut memberi kesempatan kepada anak untuk mendengarkan cerita, mengajukan pertanyaan, menyampaikan pendapat, dan mengembangkan imajinasi. Di sisi lain, orang tua dapat menyediakan waktu khusus untuk berkomunikasi dengan anak dalam suasana yang lebih dekat dan nyaman.
Membaca bersama juga menjadi salah satu cara mengenalkan literasi sejak dini. Jika dilakukan secara rutin, kebiasaan ini dapat membantu anak mengenal kosakata baru, memahami cerita, serta menumbuhkan ketertarikan terhadap buku.
Kegiatan tersebut sekaligus mendorong keluarga menyediakan alternatif aktivitas yang lebih interaktif di tengah penggunaan gawai. Harapannya, kebiasaan membaca tidak berhenti ketika program selesai, tetapi terus menjadi bagian dari rutinitas keluarga.
Officer CSR dan Humas PT PLN Indonesia Power UBP Grati, Ary Widiya Ningrum, mengatakan keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk memperkuat peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak.
“Kegiatan Family Fun Weeks merupakan wujud kolaborasi TPA Cendekia Kids dengan PT PLN Indonesia Power UBP Grati melalui program CSR, DP3AKB Kota Pasuruan melalui program TAMASYA, Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, Pemerintah Kota Pasuruan, serta orang tua atau wali murid. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat peran keluarga dalam pengasuhan, meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak, serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ujar Ary.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
