Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sampah Menumpuk Bikin Resah, Desa Pengalangan Gresik Punya Cara Baru Atasi Masalah Warga
Advertisement . Scroll to see content

Warga Grati Bangkit Jaga Danau Ranu, Sampah Jadi Berkah Lewat Program dari PLN Indonesia Power

Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:41 WIB
  • author Hendro Djatmiko
Warga Grati Bangkit Jaga Danau Ranu, Sampah Jadi Berkah Lewat Program dari PLN Indonesia Power
Rumah Kompos dan Bank Sampah di Ranu Grati, mewujud Ekonomi Hijau dari Program PLN Indonesia Power. Foto iNewsSurabaya/hendro

PASURUAN, iNewsSurabaya.id – Pagi itu, semilir angin di Danau Ranu Grati membawa aroma tanah basah dan suara riuh warga yang sibuk memilah sampah. Di balik kesederhanaan aktivitas tersebut, tersimpan semangat besar masyarakat Pasuruan untuk menjaga warisan alam mereka agar tetap lestari.

Upaya pelestarian danau alami yang menjadi ikon Kabupaten Pasuruan ini kini dilakukan dengan cara yang lebih berkelanjutan. Warga setempat berkolaborasi dengan PT PLN Indonesia Power UBP Grati melalui program “Ranu Lestari 2025”, sebuah inisiatif hijau yang menyatukan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Lewat program ini, muncul dua inisiatif utama: Rumah Kompos Power Green dan Bank Sampah Teratai Putih. Keduanya kini menjadi simbol perubahan pola pikir warga sekitar Danau Ranu Grati bahwa sampah bukan lagi masalah, melainkan peluang ekonomi yang menjanjikan.


Rumah Kompos dan Bank Sampah di Ranu Grati, mewujud Ekonomi Hijau dari Program PLN Indonesia Power. Foto iNewsSurabaya/hendro

Rumah Kompos Power Green mengubah sampah organik menjadi pupuk kompos bernilai jual tinggi. Kompos hasil olahan warga kini dimanfaatkan untuk tanaman hias dan pertanian di sekitar danau, bahkan mulai dijual ke luar daerah.

“Dulu kami membuang sampah organik tanpa pikir panjang. Sekarang, sampah itu bisa jadi penghasilan tambahan. Hasil penjualannya bisa membantu kebutuhan keluarga,” ujar Faudjan, anggota Rumah Kompos Power Green, dengan senyum bangga.

Sementara itu, Bank Sampah Teratai Putih mengelola sampah nonorganik seperti plastik, kardus, dan botol bekas untuk didaur ulang. Dari sini, warga bisa memperoleh pendapatan tambahan secara rutin.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut