Kehadiran Aryn diperkirakan menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pertandingan tersebut. Suporter Persebaya berkesempatan kembali melihat mantan pemainnya, meski kali ini berada di kubu lawan.
Duel internasional ini sekaligus menjadi bagian dari kelanjutan kemitraan Persebaya dengan Football West, federasi sepak bola negara bagian Western Australia, yang telah terjalin sejak 2018.
Kerja sama tersebut sebelumnya diwujudkan melalui agenda kunjungan dan kegiatan sepak bola antarkedua pihak. Pada Juli 2025, Persebaya lebih dahulu melakukan pemusatan latihan sekaligus menjalani pertandingan uji coba di Perth, Australia.
Kini, giliran tim dari Western Australia yang datang ke Surabaya untuk menghadapi Bajul Ijo di hadapan pendukungnya sendiri.
Western Australia Football Team akan diperkuat pemain-pemain pilihan dari kompetisi National Premier League di negara bagian Western Australia. Komposisi tersebut membuat pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk mengukur kemampuan menghadapi pemain-pemain terbaik dari kompetisi regional Australia.
Bagi Bernardo Tavares, laga ini bukan sekadar pertandingan persahabatan. Kesempatan bermain yang diberikan kepada pemain muda, pemain yang baru pulih dari cedera, serta mereka yang minim menit tampil bisa menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di Super League 2026/2027.
Sementara bagi Bonek dan Bonita, pertandingan di Stadion GBT tersebut menjadi kesempatan menyaksikan Persebaya dalam atmosfer pertandingan internasional sekaligus melihat calon kekuatan baru Bajul Ijo.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
