Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gus Lilur Dukung Gus Kikin Susun PBNU Profesional dan Egaliter: PBNU Bukan PWNU Jawa Timur
Advertisement . Scroll to see content

PBNU Larang PKB Gunakan Mars 1 Abad NU, Ada Apa?

Senin, 30 Januari 2023 | 20:40 WIB
  • author Arif Ardliyanto
PBNU Larang PKB Gunakan Mars 1 Abad NU, Ada Apa?
PBNU mengeluarkan Larang pada PKB untuk menggunakan Mars 1 Abad NU, karena PBNU tidak ingin di eksplorasi. Foto Okezone

JAKARTA, iNewsSurabaya.id — Perseteruan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) semakin tajam. PBNU menegaskan larangan untuk PKB supaya tidak menggunakan Mars 1 Abad NU. 

Ketua PBNU Ishfah Abidal Aziz mengatakan, Mars 1 Abad NU merupakan buah karya dan hasil perenungan KH Mustofa Bisri (Gus Mus) dengan aransemen musik Tohpati.

Oleh karena itu, harus dijaga kesakralannya dan Mars 1 Abad NU hanya bisa digunakan untuk kepentingan NU itu sendiri.

“Bagi kami, mars ini sangat sakral jadi jangan digunakan untuk kepentingan politik PKB,” kata Ketua PBNU Ishfah Abidal Aziz, Senin (30/1/2023).

Sebelumnya beredar video “Sarasehan Satu Abad NU” yang digelar PKB dengan menggunakan latar Backsound Mars 1 Abad NU karya KH Mustofa Bisri. Video ini lantas diunggah di akun resmi PKB dan menuai banyak sorotan.

Pria yang akrab disapa Gus Alex ini menegaskan, tidak pantas jika PKB menggunakan Mars 1 Abad NU untuk kepentingan politik praktis mereka.

“Partai PKB jangan menjadi penumpang gelap peringatan 1 Abad NU. Tidak boleh ada satu partai pun yang boleh memanfaatkan NU,” tegas Alex.

Menurutnya, siapa saja boleh memperingati 1 Abad NU, namun jangan sampai menggunakan atribut milik NU tanpa seizin dan sepengetahuan PBNU. Apalagi jika penggunaan atribut 1 Abad NU digunakan untuk kepentingan politik praktis.

Alex juga mengingatkan pesan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf bahwa sangat jelas PBNU menjaga jarak dengan seluruh kekuatan partai politik. “Tidak boleh ada satu partai-pun yang menggunakan NU untuk kepentingan politik praktis,” tegasnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut